Truly I love You

1155 Kata

Hari ini hari yang paling melelahkan. Sudah kemarin tidur jam dua pagi,  bangun di serbu wartawan,  terus siang harus ikut juga ke acara launcing produk, lalu sore? Hah ... Jalanku saja rasanya melayang.  Sepertinya aku butuh vitamin tambah darah.   “Heh,  sampai kapan aku harus mempelajari proposal ini.  Kamu kan bisa membacanya sendiri!” kudorong map biru itu ke depan. Bagaimana aku bisa mempelajarinya dengan kepala pusing begini.    “Pemalas.” Gumam Tan, “Apa yang sudah kamu pelajari? Apa yang menarik dari software Dinamix? Fitur apa yang mereka tawarkan?”   “Bisakah di lanjutkan besok? Ini sudah lewat dari jam pulang kantor!” aku benar-benar tidak bisa berpikir jernih, mengapa dia suka sekali menyuruh sih!   “Seharusnya proposal ini sudah kita diskusikan jauh-jauh hari, tapi ti

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN