Enam Puluh Lima

605 Kata

❤❤❤ Andrea berjalan gontai memasuki kediamannya. Hampir semua lampu sudah mati. Dan ia tak berniat menghidupkannya. Saking gelapnya ia sampai beberapa kali menabrak benda-benda di rumahnya. "Tuan," langkah Andrea terhenti. Tak lama kemudian, lampu ruangan itu menyala. Tampak Bi Surti berdiri di pembatas dapur dengan ruang tengah. "Tuan, Anda tampak kurang baik. Mau saya buatkan green tea?" tawar Bi Surti sambil membimbing tuannya untuk menuju ruang makan. Mata Andrea menangkap benda yang cukup asing di atas meja. "Sepertinya itu hadiah dari Nyonya untuk Anda. Saya sengaja tidak memindahkannya," ucap Bi Surti ketika menyadari arah pandang Andrea. Tanpa aba-aba, Andrea segera meraih kotak itu. Sementara itu, Bi Surti memilih pergi untuk memberi waktu bagi Andrea untuk sendiri. Tak l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN