Noid 46

1252 Kata
Seperti yang dikatakan Tae pada direktur Kim pagi tadi bahwa ia akan mengatakan kebenaran tentang hubungannya dan Soogi kepada masyarakat. Gini ya duduk di kamarnya bersiap melakukan siaran langsung untuk mengklarifikasi dan memberikan informasi tentang semuanya kepada para penggemar. Tentu saja apa yang dilakukan Tae juga telah ia bicarakan dengan semua member. Semua telah sampai pada kata kesepakatan bahwa mereka mengizinkan pria pemilik senyum kotak itu untuk melakukan siaran langsung dan mengklarifikasi berita yang beredar. Lagi pula tentu saja hari ini harus segera diberitahukan kepada masyarakat apalagi saat ini Soogi tengah mengandung anak dari Tae. Meski akan ada banyak penolakan mereka yakin bahwa para penggemar sudah cukup dewasa untuk memahami dan menerima hal ini. Tadi pagi Tae juga telah berbicara pada Soogi kalau ia akan memberitahu pada penggemar tentang hubungan mereka. Tae meminta agar calon istrinya itu untuk siap dengan kemungkinan yang mungkin akan terjadi. Tae meminta Soogi untuk beberapa waktu ke depan untuk berdiam di rumah. Karena mungkin saja akan ada wartawan atau penggemar yang menguntitnya. Karena identitasnya sudah diketahui sebagian wartawan. Tentu saja Soogi juga sudah memikirkan itu dan Ia setuju untuk menetap di rumah beberapa saat. Ponsel sudah disiapkan, Iya sedikit merapikan pakaian dan juga rambutnya. Malam ini Tae mengenakan hoodie berwarna krem dan memakai penutup kepalanya menutupi rambutnya yang masih basah setelah tadi baru selesai membersihkan diri. Setelah siap ia menyalakan siaran live. "Annyeonghaseyo yeorobun!" Sapa Tae bersemangat. Ia menyapa dan tak banyak berbicara sampai penonton live cukup banyak. Tak menunggu waktu lama sampai para penggemar kini memenuhi kolom komentar. Mereka bertanya tentang hubungan Tae, dan juga ada yang meminta untuk menikahi Yunki. Di setiap live member selalu ada pertanyaan yang sama mereka ingin menikah dengan Yunki. Dan itu selalu membuat para member tertawa dengan kelakuan para penggemar Yunki garis keras. Tae mengambil ponsel yang lain dan menunjukkan berita tentang dirinya ke layar, "Apa kalian bertanya-tanya tentang berita ini? Apa benar aku berkencan? Hmm, itu ... Benar." Sontak pengakuan Tae membuat semua penggemar yang sedang menyaksikan live-nya berkomentar dengan beraneka macam reaksi. Bila saja berita sebesar itu memicu rasa terkejut para penggemar. Meski sebagian besar dari mereka sudah meyakini bahwa hubungan yang Tae dan Soogi adalah nyata. Yang membuat mereka terkejut adalah pengakuan itu mereka dengarkan langsung dari Tae. Biasanya mereka akan menunggu sampai media yang mengungkapkan ke publik. Benar kah oppa? Oh aku sedih banget. Potek hatiku. Hancur lebur kaya digebukin Ultraman. Selamat oppa. Akhirnya BTL dating. Gila gila gila. Tae aaaa??? Eh kemarin udah dengar Namjun dating juga. Siapa cewek beruntung itu oppa? Dia idol juga? Tae oppah!!! Jangan-jangan member black forest? Tae menghela napasnya sebelum melanjutkan pengakuannya. "Hmm, dia bukan idol. Dia adalah temen kecilku dulu. Dia kenal aku sebelum aku jadi member BTL. Kami kenal sejak kecil. Jadi, kalian nggak perlu khawatir kalau mungkin dia menyukai aku karena aku adalah member BTL. Karena dia lebih dulu kenal Tae sebelum kenal aku sebagai member BTL." Tae terhenti sejenak ia kemudian menyaksikan aneka reaksi yang ditunjukkan penggemar yang berada di kolom komentar. Setelahnya ya kembali melanjutkan pemberitahuan yang sudah ia rencanakan. "Aku tau kalian pasti akan kecewa. Tapi, aku mau kalian ngerti kalau, aku tahun depan atau beberapa tahun lagi mungkin bukan jadi seorang Idol atau member BTL. BTL akan tetap ada tapi suatu hari nanti hanya akan jadi sebuah nama. Aku ingin, di usiaku yang semakin tua. Aku punya seseorang yang bisa aku ajak berbagi. Karena bagaimana pun seorang sahabat dan pendamping hidup itu adalah hal yang beda. Ada hal yang bisa kamu ungkapin ke pendamping hidupmu dan nggak bisa di ungkapin ke sahabat. Bagaimanapun perempuan dan laki-laki itu beda banget. Aku ingin bisa berbagi itu, aku mau hidup bersama kalian sebagai Tae member BTL dan juga sebagai Taetae orang yang akan jadi ayah untuk anak-anaknya. Aku mau jadi pria yang bertanggung jawab untuk anakku nanti," ucap pria baru senyum kotak itu serata tersenyum dan tentu saja apa yang ia katakan adalah hal yang tulus dari perasaannya. Mengingat calon buah hatinya yang kini ada di dalam perut Soogi. Sontak pernyataan Taehyung kembali menuai reaksi para penggemar. Apa gadis itu hamil? Tae akan punya penerus? Omo! Anak Tae Tae? Tae oppaaaaa!!!! Sakit hati aing!!!! Tae jahadd. "Aku ingin jadi pria yang bertanggung jawab atas semua kesalahannya. Aku harap kalian memaafkan ku. Aku harap kalian tetap mendukung kami. Ini salahku, kalian boleh menyalahkan ku. Tapi, aku mohon jangan salahkan BTL, jangan salahkan ibu dari calon anakku. Aku mencintai kalian para penggemar yang telah mendukung ku sampai sejauh ini. Meskipun kalian berlari menjauh, kalian tetap penggemar kamu yang kami cintai." Setelah melakukan siaran live nya Tae masih duduk di kursinya. Sejujurnya jauh di dalam hatinya Ia juga merasa takut jika karirnya mungkin akan hancur. Hanya saja ia lebih takut jika ia kehilangan Soogi dan buah hati mereka. Sesekali ia mengatur nafas tak lama kemudian ponselnya berdering. "Yeoboseyo," sapanya seraya tersenyum setelah membaca nama si pemanggil. Soogi terdengar terisak. "Aku bangga banget sama kamu. Terima kasih udah mau bersusah payah buat aku dan baby." "Kamu nonton live aku?" Tanya Tae. "He,em aku lihat semua, aku jadi nangis gini." "Jangan nangis kasihan anak kita nanti sedih juga." Tae meminta agar calon istrinya itu tak lagi bersedih. "Baby pasti juga bangga sama kamu." "Kamu kok enggak komen?" Tanya Tae coba alihkan pembicaraan. "Aku komen yang ketik Tae oppaaa pake tanda seru banyak itu kan aku,* jawab Soogi kemudian terkekeh. Tae berdecak kesal. "Emnag kamu enggak ada kata-kata lain?" "Kalau aku ngaku calon istri kamu? Apa aku enggak di kejar sama fans kamu?" Tanya Soogi terdengar sudah lebih baik. "Aish, enggak apa-apa anggap aja cari followers. Lagian pengemar aku baik-baik semua." Jelas Tae lagi. "Hmm aku tau. Saranghae Tae-aa," ucap Soogi untuk pertama kali. Apa yang dikatakan Soogi sukses membuat Tae tersenyum. "Nadu saranghae Chagiya." Sementara itu di ruang tengah Bongbong sedang menonton televisi, biasa ia menonton drama yang dimainkan Seojin. Sementara member lain sudah sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing. Hoseok memilih pulang ke rumah dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Sang leader Namjun berlibur bersama keluarganya ke Swiss, ia juga Minji yang akan ia kenalkan kepada kedua orang tuanya. Yunki juga kembali ke rumah orang tuanya untuk menghabiskan waktu dan beristirahat. Seojin, Jeon-gu, Tae dan Jimmy yang masih berada di dorm karena mereka memiliki jadwal kerja individu. Seojin baru saja selesai melakukan syuting malam ini setelah berjalan masuk dan meminum air mineral ia berjalan ke ruang tengah selalu duduk di samping bongbong yang sedang sibuk menonton drama yang diperankan oleh pria itu. "Drama samchon bagus nggak?" "Bagus," jawab Bongbong singkat "Kamu nggak kesel sama samchon dan Minji eonni?" tanya Seojin. "Awalnya kesel, cuma 'kan itu memang jalannya cinta. Cinta dan jodoh itu semua terikat tali takdir. Semua akan kembali ke jodohnya masing-masing meskipun ceritanya menyakitkan," sahut Bongbong yang telah mendapatkan banyak petuah percintaan selama ia menonton drama bersama Reya. Seojin terpaku, tak menyangka kalau anak telur ini bisa mengatakan hal semacam itu. "Bong ini berapa?" Tanya Jin sambil menunjukkan tiga jarinya. Bongbong menoleh sekilas lalu kembali menatap layar televisi. "Tiga jari." Ia menjawabnya cuek. "Kamu ngerti kaya gitu dari siapa?" Seojin bertanya. "Reya eonni, aah- aku kangen Reya eonni samchon," jawab Bongbong kemudian ia meneteskan air matanya. "Hmm- samchon tau kamu pasti kangen, jangan sedih. Hmm, gimana kalau kita masak aja yuk. Samchon laper," ajak jin. "Samchon laper? Ya udah, samchon di sini aja ya, aku masakin buat samchon," ucap Bongbong sambil tersenyum manis pada Seojin Seojin mengedip beberapa kali, kemudian mengangguk sambil menunjukkan ibu jarinya. "Wah, anak-anak squnoid itu udah dewasa?" gumamnya layaknya ayah yang bangga pada anaknya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN