Bisa Aku Nikmati?

2201 Kata

Krauk. Suara makanan ringan yang baru saja dikunyah oleh Ishana membuat Tristan menoleh, alisnya melengkung dengan cukup tinggi, tatapnya tertuju pada camilan untuk tester menu café yang diletakan di dalam setoples kecil. Krauk. Ishana terus mengunyah, tangannya sibuk bolak balik masuk ke dalam setoples. Dia memandang Tristan yang masih sibuk dengan rebusan hidangan setengah matang yang berada di dalam panci dan terdengar menggelegak. “Tristan, kamu masih lama?” tanyanya yang praktis membuat Tristan mengangkat kepala, menatap Ishana yang mulutnya masih saja bergerak tak ubahnya hamster. Tatapnya lalu tertuju kepada setoples yang tengah didekap hingga matanya membelalak, dia mematikan kompor lalu mendekat ke arah Ishana sebelum Tristan meraih toples tersebut dan menjauhkannya dari Ish

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN