Bab 26. Penyesalan

1366 Kata

"Bayu, sini duduk!" titah Fitri saat melihat menantunya datang ke rumah Ira pagi-pagi sekali. Wanita paruh baya itu menengok ke arah pintu rumah untuk mencari sosok Sandra, putri bungsunya. Namun, ternyata tidak ada. "Kamu sendirian ke sini? Sandra mana? Dia sehat, kan?" tanya Fitri setelah Bayu duduk di sofa ruang tamu. "Sandra sehat, Bu. Mungkin nanti dia juga akan menyusul ke sini," balas Bayu membuat Fitri semakin heran. "Kalian baik-baik saja, kan? Mengapa tidak berangkat bersama?" "Eh, Bayu. Tumben pagi-pagi sudah ke sini?" Belum sempat Bayu menjawab pertanyaan Fitri, tiba-tiba Ira muncul dari ruang tengah. Kakak perempuan Sandra itu datang membawakan segelas s**u untuk sang ibu. "Buatkan juga minuman untuk Bayu," ucap Fitri sembari menerima segelas s**u dari Putri sulungnya. "

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN