Bab 27. Menunggu Masa Iddah

1061 Kata

"Sandra, kamu kenapa? Kamu baik-baik saja? Kamu nangis?" tanya Rangga saat istirahat makan siang dan menjumpai wanita itu masih menyendiri di ruangannya dan menangis. Rangga bermaksud mengajak Sandra makan siang bersama. Namun, lelaki itu justru melihat Sandra menangis sendirian. Sementara Indi, sekretaris Sandra sudah ke kantin untuk makan siang. "Tidak, mataku hanya lelah saja." Sandra segera menghapus air matanya agar Rangga tidak curiga kalau sejak tadi dirinya tidak konsen kerja karena memikirkan nasib pernikahannya dengan Bayu. Jujur, Sandra memang ingin segera berpisah dari suaminya karena terlalu menyakitkan untuknya untuk tetap bersama. Selain itu, Bayu juga harus bertanggung jawab pada bayi dalam kandungan Fira. Namun, tetap saja hatinya masih sakit mengingat pengkhianatan sa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN