“Apa maksud dari perkataan kakek tua?” Xing Zaolin berkata, karna tak mengerti maksud dari perkataan kakek berpakaian abu-abu yang baru saja datang.
Kita telah di adu domba oleh segelintir orang, jika saja tak ada surat dari ketua perguruan api suci Xin Cen menjelaskan kepada hamba, besar kemungkinan kita sudah bertempur hidup dan mati.
“Saudara Kiem Mo, dan Kim Ho tolong masukan pedang kalian! Begitu pula dengan Cengcu, mari kita bicara di dalam, hamba akan memberi penjelasan, tentang masalah ini,” Pedang langit berkata.
Xing Zaolin akhir nya memasukkan pedang pendek naga hitam, lalu berjalan mengikuti pedang langit, yang memberi isyarat kepada Xing Zaolin untuk ikut dengan nya.
Empat orang duduk di kursi yang terdapat meja di tengah nya.
Hamba adalah pedang langit, Cengcu sementara kampung selaksa pedang sampai muncul Cengcu yang sebenarnya.
“Apa maksud perkataan Cengcu?”
“Saudara Kiem Mo, kampung selaksa pedang di dirikan oleh dewa pedang untuk menampung para pendekar pedang yang berkeliaran, dan tak mempunyai tujuan tetap.”
Dewa pedang mempunyai seorang sahabat yang bernama pedang langit, setelah mendirikan perkampungan selaksa pedang, dewa pedang pamit karna ada urusan yang harus di selesaikan dan berpesan kepada pedang langit untuk menjaga pekampungan selaksa pedang.
Sejak itu tak pernah ada kabar rimbanya lagi, sampai akhir nya terdengar kabar berita kitab dewa pedang muncul lagi, di sebuah Sekte yang tempat nya sangat rahasia, dan nama sekte itu adalah Sekte Naga Merah, sebuah organisasi pembunuh, dan entah kenapa nama sekte itu hampir sama dengan senjata milik dewa pedang yang sekarang ini kau gunakan.
Dan sejak itu beberapa orang berusaha membasmi perguruan naga merah, tapi akhir nya usaha itu berhasil setelah memperdaya dunia persilatan dengan mulut manis dan tipu daya, tapi siapa otak di balik itu hingga kini masih menjadi misteri.
“Cengcu mendapat kitab dewa pedang dan sepasang pedang naga hitam dari mana jika hamba boleh tahu?”
Xing Zaolin mengerutkan kening nya mendengar perkataan pedang langit.
Sepasang pedang hitam adalah pusaka sekte kami, bukan milik dewa pedang, Xing Zaolin berkata.
“Lalu bagaimana dengan pedangku ini?” Pedang langit berkata sambil meletakkan senjata yang ia sebut pedang naga langit, “Kau samakan pedang naga hitam milikmu, karna pedang yang ku pakai ini dan yang kau pakai adalah milik dewa pedang.”
Xing Zaolin diam ketika melihat gagang pedang sama persis dengan milik nya, beda nya hanya panjang dan warna kedua senjata, Xing Zaolin tak bisa menjawab perkataan dari pedang langit.
Jadi kakek dan dewa pedang yang mendirikan perkampungan selaksa pedang.
Pedang langit yang bersama dewa pedang adalah ayahku, aku mendapat gelar secara turun menurun dari ayahku.
Dan aku dari kecil selalu di ingatkan untuk mencari pewaris kampung selaksa pedang oleh ayahku dan sekarang tujuan ayahku tercapai, perkampungan selaksa pedang kembali kepada pemilik nya.
“Jadi, pemuda ini adalah?” Benar saudara Kim To, tuan muda ini adalah Cengcu kampung selaksa pedang yang sebenar nya.
Tunggu dulu aku tak berminat menjadi Cengcu.
Aku hanya mencari Kim Ho.
Mendengar perkataan Xing Zaolin, pedang langit menarik nafas.
Itulah masalah nya, aku baru sadar setelah mendapat surat dari Xin Cen, tentang masalah Kim Ho, aku baru kembali setelah menyelidiki hal itu.
“Ternyata Kim Ho adalah orang yang di susupkan kemari untuk memantau pergerakan kami, dia menjadi musuh dalam selimut, jika tak ada kejadian di kota shiro sampai mereka melakukan pergerakan, mungkin aku tak akan mengetahui apa yang akan terjadi dengan perkampungan selaksa pedang.”
Jangan-jangan mereka yang dibawa masuk Kim Ho semua adalah komplotan nya, setelah berkata, Kim To minta ijin meninggalkan ruangan.
Tak lama kemudian Kim To sudah balik kembali ke ruangan, semua sudah pergi ketika terjadi pertempuran, A Cheng juga tak ada, hanya mayat A Ceng yang sedang di kuburkan oleh kawan-kawan kita.
Hmm..!!
“Benar dugaanku! Beberapa orang yang pergi?” Ujar pedang langit.
“Tidak banyak, ada sekitar dua puluh orang dari pasukan baju hitam.”
“Biar nanti kita urus,” Ujar pedang langit menjawab perkataan Kim To.
Pedang langit lalu berkata kembali sambil menatap Xing Zaolin.
“Ada sebuah informasi bahwa Sekte Naga Merah adalah tumbal, mereka sering mendapat pesanan untuk membunuh dari kota raja, setelah kerajaan Qun hancur akibat pembrontakan dua pejabat kekaisaran, dan pembrontakan besar-besaran yang di di pimpin oleh Lie Chen dan Xiank Yu.
Salah seorang dari kedua pejabat itu tak mau kalau orang-orang tahu mereka sering menggunakan jasa Sekte Naga Merah untuk menghabisi lawan nya, jadilah Sekte Naga Merah yang menjadi tumbal, sekaligus mencari kitam pusaka dewa pedang dan sepasang pedang naga.
“Apa Cengcu tahu tentang Sekte Naga Merah?”
“Aku adalah orang yang tersisa dari Sekte Naga Merah ayahku adalah Xing Fank, ketua Sekte Naga Merah.”
“Dunia persilatan harus bertanggung jawab atas apa yang menimpa keluargaku dan orang-orang Sekte Naga Merah.”
Kim Ti dan Kiem Mo terkejut mendengar perkataan dari Xing Zaolin, tapi tidak dengan pedang langit karna pedang langit dapat menarik simpul antara cerita ayah nya, hilang nya dewa pedang dan mendengar perkataan Xing Zaolin.
Jadi menurut kakek, salah satu di antara dua penguasa, Lie Chen dan Xiank Yu, siapa yang tahu otak yang merencanakan p*********n terhadap Sekte Naga Merah.
Betul Cengcu, hamba rasa kedua orang itu ada sangkut paut dengan musnah nya Sekte Naga Merah.
Lie Chen tak mungkin, pasti Xiank Yu yang tahu masalah ini,” Pedang langit mengerutkan dahi mendengar perkataan Xing Zaolin.
“Kenapa Cengcu berkata seperti itu, apa Cengcu tahu sesuatu?”
“Belum lama ini aku bertemu dengan paman Lie Chen, paman Lie Chen bercerita bahwa ia adalah adik angkat ayah ku, dan dia sangat baik padaku,” Lalu Xing Zaolin lanjut berkata kepada pedang langit.
“Kakek adalah Cengcu yang sebenar nya dan perkampungan selaksa pedang aku tak berminat menjadi Cengcu, aku hanya menginginkan Kim Ho dan orang-orang yang menyerang rumah hiburan surga malam.”
“Cengcu! Jabatan ini kalo bukan amanat dari ayah, terus terang aku tak akan mau menghabiskan waktu dari muda habis terbuang hanya untuk mengurus perkampungan selaksa pedang.”
“Dan Cengcu juga harus ingat, musuh Cengcu sangat banyak, walaupun Cengcu mempunyai kepandaian tinggi. Tapi satu orang melawan ratusan orang tentu saja akan sangat repot.”
“Walau hanya sebuah perkampungan, tapi selaksa pedang mempunyai orang-orang berkepandaian tinggi dalam hal ilmu pedang, kami mempunyai tiga golongan di sini, pita hitam, pita merah dan pita hijau.”
“Kakek!” Aku hanya membutuhkan kesetiaan dan bukan hanya sebuah basa basi, karna aku tahu jalan di depan ku sangat licin dan bisa membuatku jatuh, dan aku tak ingin membawa orang lain untuk ikut jatuh bersama, apalagi sekarang aku dengar salah satu kekuatan di negri ini, menyimpan rahasia orang yang telah memfitnah Sekte Naga Merah.
Pedang langit setelah menatap Kiem Mo dan Kim To, lalu berdiri di ikuti kedua anak buah nya.
“Hamba pedang langit mengucapkan janji setia, dan apapun yang terjadi hamba akan membela Cengcu sampai titik darah penghabisan.”
Xing Zaolin akhir nya mau menjadi Cengcu perkampungan selaksa pedang, tapi tetap pedang langit yang memimpin sementara, karna Xing Zaolin ingin memburu orang-orang yang nama nya tertulis di buku kecil milik nya, dan membangun serta mengelola rumah hiburan surga malam untuk mendapat informasi, tentang orang-orang dunia persilatan.
Kini di buku catatan kecil milik nya tertulis nama baru.
“Xiank Yu.”