“Apa syaratmu itu anak muda?” Xin Cen berkata.
Xing Zaolin kemudian menunjuk ke arah Cakar Setan, Tian Hou dan harimau emas, lalu berkata.
“Bertarung sampai dengan ketiga orang ini,” Ujar nya.
“Apa maksud mu anak muda?” Ketua Xin Cen berkata, “Dari pada kehilangan dua tangan bukankah lebih baik mati, jadi aku lebih memilih melawan tiga orang ini, dan aturan pibu sampai mati biar aku tak tersiksa,” Xing Zaolin menjawab perkataan ketua perguruan api suci Xin Cen.
Ha ha ha.
“Jika kau ingin mati..!! Akan aku kabulkan keinginanmu.”
Ha ha ha.
Cakar Setan berkata sambil tertawa terbahak-bahak.
Xing Zaolin tak memperdulikan ejekan Cakar Setan, Xing Zaolin hanya berkata kepada ketua Xin Cen.
Hmm..!!
“Anak muda, jika memang itu adalah pilihan mu aku harus bilang apa lagi,” Xin Cen pandangan mata nya lalu beralih kepada Cakar Setan.
“Kau dengar bukan apa kata busu itu? Lakukanlah segera dan jangan siksa dia,” Ketua Xin Cen berkata kepada Cakar Setan dengan maksud bahwa Cakar Setan jika membunuh Xing Zaolin tanpa harus menyiksa pemuda itu.
“Ke arena pertandingan, jangan menumpahkan darah disini,” Bangsawan Khe berkata.
Semua orang yang berada di ruangan, menuju panggung arena.
Di sekeliling panggung arena banyak pelita-pelita yang di tutup lampion, sehingga suasana panggung arena terlihat bagaikan sore hari.
“Ketua Xin Cen!! Jika aku mati tidak ada masalah, tapi jika aku tetap hidup juga tidak ada masalah,” Xing Zaolin berkata, Xin Cen mengerti maksud dari perkataan Xing Zaolin dan mengangguk, lalu berkata, “Baik kau bisa pegang omonganku,” Xin Cen berkata karna mungkin ini adalah keinginan terakhir pemuda itu.
Ketika Xing Zaolin melihat hanya Cakar Setan yang berada di panggung arena, Xing Zaolin mengerutkan dahi nya dan berkata, “Mana kedua antek mu?”
Hmm..!!
“Sudah mau mati, tapi mulutmu masih sombong.”
Whuuut..!!
Dengan ilmu raja angin sesudah Cakar Setan berkata, Xing Zaolin langsung menyerang tokoh golongan hitam itu, tangan kanan nya bergerak menampar pipi Cakar Setan.
Cakar Setan sangat terkejut ketika melihat Xing Zaolin mendadak lenyap, dan tiba-tiba telah berada di depan tubuh nya, ketika tangan Xing Zaolin menampar, Cakar Setan menangkis dengan tangan kanan nya.
Plaaakk..!!
Cakar Setan terkejut ketika menangkis tamparan Xing Zaolin, karna tangan kanan nya langsung kesemutan.
Busu gila, baru menyerang langsung mengerahkan semua tenaga dalam.”
Cakar Setan yang menggunakan tujuh bagian tenaga dalam merasa bahwa Xing Zaolin nengerahkan semua tenaga dalam nya, tapi Cakar Setan tidak tahu bahwa tadi Xing Zaolin hanya nengerahkan empat bagian tenaga dalam nya nenyerang Cakar Setan, hanya untuk menguji seberapa besar tenaga dalam yang di miliki oleh kakek yang namanya ada dalam buku catatan kecil.
Wajah Xin Cen berubah ketika melihat mereka berdua beradu tangan, kini mata Xin Cen terus melihat ke arah Xing Zaolin.
Cakar Setan kini lebih berhati-hati, kali ini ia memasang kuda-kuda.
“Kenapa tegang..!! Takut mati?” Xing Zaolin berkata.
Wajah Cakar Setan berubah kelam ketika mendengar olok-olok dari Xing Zaolin, pemuda itu sedikit bicara tetapi sekali bicara bikin sakit hati.
Cakar Setan terkenal dengan ilmu Kim Na jiu milik nya, yang di sebut jurus cakar bayangan, karna sifat nya yang kejam, dia mendapat julukan Cakar Setan, sudah ratusan orang yang menjadi korban jurus cakar bayangan milik Cakar Setan, apalagi setelah kuku-kuku jari di beri racun, membuat Cakar Setan menjadi tokoh yang di takuti di golongan hitam maupun merah.
Xing Zaolin meyakini, jika memakai jurus cakar naga merah, orang-orang tidak akan tahu identitas diri nya, karna ilmu cakar naga merah adalah warisan turun temurun dari Sekte Naga Merah.
Cakar Setan bergerak menyambar, kedua tangan nya bergerak sangat cepat dan seperti berbentuk bayang-bayang menuju ke arah Xing Zaolin, perubah jurus yang susah untuk di tebak bila memakai jurus Kim Na Jiu, ilmu pukulan dan cengkraman jarak dekat.
Karna serangan yang mengarah d**a bisa ke kepala, bisa juga ke bagian bawah, tergantung kemana lawan bergerak menghindar, apa lagi kuku yang sudah di olesi racun, tergores sedikit saja di bagian manapun bisa menjadi sesuatu yang fatal dan menyebabkan kematian.
Xing Zaolin dengan ilmu cakar naga merah, dengan tangan kiri menangkis serangan Cakar Setan, lalu tangan kanan nya berusaha mencengkram pergelangan tangan kiri kakek itu.
Plaak.
Cakar Setan tak mau tangan nya tercengkram, lalu tangan nya terbuka, Xing Zaolin yang melihat tangan Cakar Setan terbuka, ikut membuka telapak tangan kanan nya sambil di aliri oleh ilmu pukulan Dewa Angin dan kedua telapak mereka bertenu.
Dhaaar..!!
Orang-orang yang berada di dalam ruangan terkejut, ketika melihat Cakar Setan terpental keluar dari panggung arena.
Xin Cen yang selalu memperhatikan gerakan-gerakan Xing Zaolin masih tak tahu dari perguruan mana busu itu berasal, karna dia mengenal hampir semua ilmu dari perguruan-perguruan yang ada di daratan tionggoan, tapi ilmu yang di gunakan oleh Xing Zaolin, Xin Cen baru melihat nya kali ini.
“Siapa busu ini sebenarnya dan siapa guru nya?” Xin Cen berkata dalam hati.
Sementara itu, Cakar Setan bangkit, lalu mengusap darah yang keluar dari sela-sela sisi bibir nya.
“Aku sudah berusaha bertahan, tetapi tetap saja tubuh ku seperti di hempaskan oleh angin besar? Siapa busu itu sebenarnya, pantas saja Tian Hou seperti nya enggan ber urusan dengan busu itu,” Cakar Setan berkata dalam hati.
“Tian Hou, bukankah kau dan anak buahmu yang ingin balas dendam pada busu itu, kenapa kau dan anak buahmu tak mau menyerang nya?” Cakar Setan berkata.
Tian Hou tersenyum licik dan berkata, “Tuan Cakar Setan, sebagai tokoh besar golongan hitam, apa kau tidak malu jika aku dan anak buahku ikut mengeroyok busu itu?”
“Dasar manusia licik,” Cakar Setan berkata dalam hati ketika mendengar perkataan dari Tian Hou.
Kedua kucing dapur itu sudah tahu, makanya dia memberi sebuah umpan kucing besar tapi d***u, untuk mengatasi masalah mereka.
“Tutup mulutmu busu tengik,” Tian Hou berkata marah ketika di sebut kucing dapur oleh Xing Zaolin.
Sebelum masuk ke arena panggung, Tian Hou berbisik-bisik kepada harimau emas, “Jika kau ingin balas dendam, jika ada kesempatan b****g saja..!! Apapun caranya, yang penting kau bisa balas dendam kematian hitam, adik mu yang tewas di tangan nya,” Harimau emas mengangguk mendengar perkataan dari ketua nya.
Tian Hou loncat dan masuk ke dalam panggung arena bersama dengan harimau emas.
Bagus..!! Xing Zaolin berkata.
Di kiri dan kanan Tian Hou dan harimau emas, sementara di depan berhadapan dengan Cakar Setan.
Tian Hou dan harimau emas, sudah memakai senjata berbentuk cakar yang terbuat dari besi.
Cakar Setan melesat, dengan ilmu cakar bayangan milik nya menyerang ke arah kepala Xing Zaolin, Tian Hou juga menyerang pinggang Xing Zaolin dengan cakar besi milik nya.
Whuuut.
Suara angin yang keluar akibat sabetan cakar yang di aliri tenaga dalam, terasa mencicit di telinga.
Xing Zaolin menghindari serangan Cakar Setan, dengan bergerak mundur ke arah Tian Hou sambil tangan nya menepak cakar besi milik Tian Hou, setelah menepak cakar besi tubuh Xing Zaolin berputar dan kaki nya lalu menghantam ke arah pinggang, balik menyerang Tian Hou.
Tian Hou terkejut, ketika pinggang nya akan terkena tendangan Xing Zaolin, sebuah bayangan melesat dari belakang.
Bhuuuk, breeet..!!
Harimau emas wajah nya pucat, sebuah kesempatan bagus yang ia peroleh tak di sia-sia kan, cakar besi milik nya langsung menyabet ke arah pinggang kiri Xing Zaolin dan serangan harimau emas.
Melihat sabetan cakar besi nya dengan telak mengenai pinggang Xing Zaolin, dan baju pemuda itu robek besar di sekitar pinggang nya.
Harimau emas tersenyum penuh kemenangan, tapi senyuman itu hilang karena melihat tak ada setetespun noda darah keluar dari pinggang yang terkena sabetan cakar besi nya.
Hanya terlihat sebuah gagang pedang pendek berwarna hitam, yang ujung gagang nya berukiran kepala naga.
Hmm..!!
Xing Zaolin mendengus, di tangan nya kini memegang pedang pendek berwarna hitam.
Pedang pendek itu ber putar-putar di tangan Xing Zaolin.
Tubuh pemuda itu itu melesat dengan cepat memburu ke arah harimau emas. Harimau emas terkejut lalu bergerak mundur, tapi ilmu meringankan tubuh raja angin sangat hebat, langkah mundur harimau emas di dahului oleh Xing Zaolin.
Tangan kiri nya Xing Zaolin menyabet ke arah d**a, harimau emas menangkis serangan yang mengancam d**a nya, tapi sebelum sampai tangan mereka beradu, tangan Xing Zaolin bergeser menyerang pergelangan tangan kanan harimau emas, harimau emas terkejut cakar besi kemudian menyambar bahu Xing Zaolin.
“Robek bahumu,” Harimau emas berkata.
Wajah Harimau emas terkejut ketika cakar besi nya menghantam bahu, seperti menghamtam sebuah karet keras, dan cahaya emas menyembur keluar ketika Ilmu jubah emas tahap ketiga. Tubuh emas melindungi tubuh Xing Zaolin dari cakaran harimau emas.
Creeepps..!!
Keluhan pendek terdengar sebelum tubuh harimau emas jatuh dan tewas, dengan tenggorokan bolong.
Suasana langsung geger di panggung arena, suara riuh dan sorak sorai mulai terdengar, tadi nya mereka diam karena khawatir kepada Xing Zaolin, kini mereka malah bersorak ketika Xing Zaolin berhasil membunuh harimau emas.
Tian Hou langsung memburu ke arah anak buah nya, wajah nya berubah kelam ketika melihat harimau emas telah tewas.
“Kau sungguh kejam anak muda.”
Kejam..!! Xing Zaolin berkata ketika mendengar perkataan dari Tian Hou.
“Bukan nya kau tahu bahwa ini adalah pibu sampai mati?” Tadi anak buahmu membokong tak kau larang, giliran tewas kau bilang aku kejam.
Jika ini kau sebut kejam, nama mu ganti jangan memakai nama harimau lagi, Xing Zaolin berkata.
“Rubah menjadi perguruan kroco besi.”
Tian Hou wajah nya sudah berubah sangat merah, hati nya serasa di bakar mendengar perkataan dari Xing Zaolin, bahwa nama perguruan nya disuruh ganti menjadi kroco besi.
Sedangkan Xin Cen mengangguk, dan tidak khawatir lagi terhadap busu muda itu, tapi kini menjadi satu pertanyaan dalam hati nya, siapa busu muda itu dan siapa guru nya.
Xing Zaolin menggunakan satu pedang, pedang nya terus ber putar-putar, sementara tangan kiri nya sudah siap menangkis maupun mencengkram apa saja.
Xin Cen sangat tertarik dengan ilmu pedang Xing Zaolin, dan terus melihat ke arah pedang pendek berwarna hitam.
“Pedang itu terus ber putar-putar membuat lawan menjadi bingung, kemana pedang akan menyerang, aku baru lihat ilmu pedang seperti ini,” Xin Cen berkata dalam hati.
Xing Zaolin tak mau menunggu lagi, tubuh nya bergerak dengan pedang berputar, menyambar ke arah Tian Hou sementara itu, tangan kiri menyambar, saling sambar dengan kedua cakar bayangan, milik Cakar Setan.
Cring, cring, csing.
Pedang naga hitam berputar di sekitar cakar besi milik Tian Hou, dan jari-jari tangan Tian Hou kesemutan, ketika pedang naga hitam berputar dan membentur cakar besi milik nya.
“Kurang ajar,” Tian Hou berteriak gusar, lalu tangan kiri menyambar pergelangan tangan Xing Zaolin yang memegang pedang.
Pedang yang berputar berhenti, wajah Tian Hou berubah pucat ketika melihat pedang Tian Hou berubah menjadi puluhan.
Xing Zaolin ketika melihat pergelangan tangan nya terancam kemudian mengeluarkan ilmu dewa pedang tingkat dua, selaksa pedang.
Pedang berubah menjadi puluhan saking cepat nya tangan Xing Zaolin bergerak.
Dengan wajah pucat Tian Hou mundur, sambil kedua cakar besi nya menyabet ke pedang yang terlihat oleh mata nya, tapi setiap cakar nya menyabet ke arah pedang, tidak satu pun yang mengenai pedang, cakar besi senjata Tian Hou hanya mengenai tempat kosong.