Natalie melangkah mendekati putrinya, bermaksud ingin melepaskan Hara dari rangkulan Vanka. Namun putrinya itu terlihat ketakutan semakin mempererat pelukannya di tubuh Vanka. "Sayang ini Mama, jangan takut. Mama kembali kesini buat kamu," lirih Natalie mencoba mengelus pucuk kepala sang putri tetapi tangan nya malah ditepis oleh sang putri. "Maaf Tante, biarkan kami membawa Hara ke kamarnya dulu. Kondisinya belum cukup membaik untuk berinteraksi dengan orang," jelas Vanka dengan nada sangat rendah. Natalie menyugar rambutnya, sambil menghela napas, lalu menggeser tubuhnya untuk memberi jalan kepada ketiga gadis itu, dengan langkah gontai menutup mulutnya menggunakan satu tangan, air mata yang menggenang. Wanita paru baya itu pun mulai mengekor ketiga gadis yang kembali ke dalam rumah.

