GADIS UNTUK TUAN DANIEL
"Permisi tuan, ini adalah kandidat dari beberapa perempuan yang ingin kau lihat," ucap Satria, salah seorang tangan kanan dari CEO sekaligus milyuner terkenal di Jakarta.
Daniel Smith, pemilik Smith building dan juga pemegang saham tertinggi di supermarket terkenal yang ada di Indonesia, membuat namanya kian meroket setelah menjadi salah satu dari 10 pria muda kaya raya.
Daniel meraih foto tesebut dan menatap kearah foto para gadis itu, lalu tersenyum.
"Apakah mereka benar-benar masih perawan? Kau tahu kan, berapa aku akan membayar mereka? cukup mahal untuk menjadi istri kontrak ku," ucapnya
Satria menganggukkan kepalanya sambil tersenyum lebar.
"Tentu saja mereka masih perawan dan belum disentuh oleh siapapun, saya bisa menjaminnya 100% karena mereka adalah perempuan yang saya cari dari perdesaan dan rata-rata dari mereka berniat untuk memperbaiki kehidupan mereka dengan uang ratusan juta yang Anda tawarkan untuk menjadi istri siri anda, tuan!" Ucapnya
Daniel tertawa mendengar penuturan tersebut, beruntung dia memiliki harta kekayaan yang cukup banyak bahkan bisa dibilang tanpa batas.
"Siapa nama perempuan ini?" Tanya Daniel seraya menunjuk kearah salah satu foto
"Ayuni, Tuan," sahut satria
Daniel memperhatikan foto gadis manis tersebut, kulitnya kuning langsat dan dia cukup menarik meskipun dia tinggal di pedesaan wajahnya tidak kalah dengan gadis-gadis kota.
"Apa gadis ini ada di apartemen yang sudah kusiapkan?" Tanya Daniel penasaran, sementara sampai asisten hanya menganggukkan kepalanya
"Mereka yang ada di foto ini sudah berada di apartemen yang telah kau siapkan, Anda tinggal memilih salah satu diantara mereka," ucap Satria
Daniel menyandarkan tubuhnya di sofa sambil menatap ke arah foto-foto tersebut, mereka cukup menarik terlebih lagi dengan perempuan yang bernama Ayuni.
Matanya sayu, dan itu membuatnya lebih menarik daripada yang lainnya.
"Siapkan pakaian bersih dan juga indah untuk gadis ini, aku akan menunggunya di catatan sipil siang ini," ucap nya
Satria menganggukan kepalanya dan langsung meraih ponsel yang ada di dalam sakunya, dia langsung menghubungi apartemen di mana perempuan-perempuan itu sudah menunggu giliran untuk dinikahi.
Katakanlah ini adalah hal paling gila, tapi Daniel adalah salah satu laki-laki yang tidak ingin terikat pernikahan lebih lama.
Dia tidak mau merasa bosan hanya dengan satu perempuan selama bertahun-tahun dan itulah sebabnya dia memilih menikah siri dengan gadis-gadis perawan yang masih suci
Bukan hanya masih fresh tapi juga harum.
Namun perempuan itu tidak akan merasa kekurangan karena Daniel akan mengirimkan uang cukup banyak setiap bulannya kepada istri-istrinya tersebut, namun setelah dia bosan maka dia akan menceraikannya, dan seperti itulah kesepakatan yang sudah mereka tandatangani dan mereka tidak bisa menuntut hak apapun, karena selama pernikahan Daniel memberikan keuangan yang cukup banyak pada rekening-rekening mereka.
Satria langsung menghubungi salah seorang yang berjaga di apartemen, dia meminta pada Ayuni untuk segera bersiap pergi ke catatan sipil bersama dengan sumber yang telah diutus oleh Tuan Daniel Smith.
Sementara itu gadis cantik bermata sayu tersebut hanya bisa tertunduk tubuhnya gemetar ketakutan, sejujurnya dia belum pernah bertemu seperti apa wajah Daniel selama ini
Sebelum hari pernikahan mereka tidak boleh dipertemukan oleh Tuan Daniel, gadis itu hanya bisa tertunduk lesu karena saat ini adalah waktunya dia menjadi seorang istri dari pria kaya raya, dia bahkan tidak mengetahui usia Daniel calon suaminya sendiri.
Apakah dia pria gendut berkepala botak yang sudah tua Bangka, atau pria gondrong menyeramkan namun memiliki uang yang cukup banyak.
"Ayuni, cepat ganti pakaianmu dan ikut aku ke catatan sipil, karena tuan Daniel sudah menunggumu di sana," ucap salah seorang penjaga apartemen.
Tubuh Ayuni semakin gemetaran dan dia pun memaksakan kakinya untuk menopang tubuhnya yang berdiri.
Desi yang saat itu duduk di samping Ayuni langsung memegang pergelangan tangan gadis tersebut.
"Selama ini kita tidak pernah mengetahui seperti apa wajah Tuan Daniel, aku berharap bahwa dia bukanlah pria gendut yang menakutkan, karena dia selalu menginginkan gadis-gadis perawan dan memberikan kita uang yang cukup banyak bisa saja dia adalah seorang hypersex yang menakutkan," pungkas Desi.
Mendengar penuturan tersebut Ayuni semakin ketakutan namun dia sudah menerima uang cukup banyak dan memberikan sebagian uang itu kepada ibunya yang ada di desa.
Sekarang dia tidak mungkin bisa menolak, gadis cantik tersebut menelan ludahnya dan melangkah menuju ruang ganti untuk berpakaian yang rapi.
Joni sudah bersiap untuk mengantarkan Ayuni pergi ke catatan sipil saat mobil itu melaju dengan kecepatan sedang Ayuni hanya bisa tertutup menahan isak tangis.
Jika saja dia memiliki uang yang cukup untuk biaya pengobatan ibunya, mungkin dia tidak mau melanjutkan pernikahan kontrak ini.
Namun saat mobil itu terparkir di tempat catatan sipil, Joni ke sebuah ruangan di mana Daniel sudah menunggumu.
Saat pintu terbuka gadis itu terpaku melihat seorang pria berjas putih duduk membelakangi pintu dan membuat Ayuni mengerutkan keningnya.
Dia sangat penasaran dengan wajah pria itu, Ayuni mengerutkan keningnya heran, dia merasa jika pria itu tidak gendut seperti yang dia pikirkan selama ini, bahkan rambutnya pun tidak botak.
Terdengar bangku bergeser, Daniel berdiri dan menoleh menatap ke arah Ayuni, alangkah terkejutnya gadis itu ketika dia melihat pria yang saat ini berdiri berhadapan dengannya.
Kulitnya begitu putih, dan dia ternyata pria blasteran Indonesia-Belanda, wajahnya begitu tampan, seperti super model, tubuhnya harum, tatapannya tegas.
Hidungnya sangat mancung dan bola matanya berwarna biru berlian. luar biasa, sungguh mendekati sempurna.
Jantung Ayuni berdetak sangat kencang ketika pria itu tersenyum dan menatap ke arah perempuan itu hingga membuatnya menundukkan kepala karena tersipu malu.
"Ternyata kau jauh lebih cantik dari yang ada di foto, senang mengenalmu," ucap Daniel
Gadis itu terus menundukkan pandangannya karena dia tidak sanggup melihat pria yang cukup tampan tersebut.
"Apa kau gemetaran?" Tanya Daniel
Gadis itu mengangguk.
"Ini adalah pernikahan pertamaku Dan ini juga pertama kalinya aku bertemu dengan calon suamiku, kau tidak seperti yang ada di pikiranku selama ini," ucapnya
Daniel tertawa lebar mendengar penuturan tersebut dia semakin mendekat dan mengangkat dagu gadis itu dengan jari telunjuknya.
"Apakah kau pikir selama ini aku adalah bandot tua yang menginginkan perawan? Aku bahkan jauh lebih sempurna dari mereka, kurasa kau tidak akan menyesal menyerahkan keperawanan mu padaku, aku bukan hanya bisa memberikanmu segalanya tapi juga kepuasan yang belum pernah kau rasakan sebelumnya," ucap Daniel
Gadis itu hanya bisa terdiam, kemudian Daniel mengajak perempuan itu masuk ke dalam ruang catatan sipil dan melakukan pernikahan kontrak, di sana tertera pernikahan kontrak hanya berjalan selama 2 tahun, dan setelah kontrak selesai, Daniel Smith akan menyerahkan sedikit saham di perusahaannya pada gadis tersebut sebagai kompensasi pernikahan diantara mereka.
Pernikahan pun berjalan dengan baik, mereka saling menandatangani surat kesepakatan dan juga surat pernikahan, Daniel menatap ke arah perempuan yang memiliki body goal tersebut dia sudah tidak sabar untuk mengeksekusi gadis itu di atas ranjang.