Bab 43

1758 Kata

3 tahun kemudian … “Aku nggak mau jadi anak Mommy, aku mau jadi anak Tabebe aja.” Bocah yang hampir berumur empat tahun itu merapat ke tembok, bersedekap d**a dan memalingkan muka. Bibir mungilnya yang sejak tadi mengoceh mengerucut. Bukannya membujuk Embun malah tertawa melihat Olla merajuk. “Ya sudah sana! Masih ada adek bayi yang mau jadi anak Mommy,” ucap Embun sambil mengusap perut lalu menjulurkan lidah. Olla pun menangis, bocah itu menghentak-hentakkan kaki ke lantai dan kembali meracau sebelum mendaratkan p****t ke lantai dan menendang-nendangkan kaki,” Mommy nakal! Aku mau Tabebe.” Embun menggeleng tak percaya bahwa putrinya begitu manja ke sang tante-Bening. Saat Olla masih tantrum, Embun memilih mengambil tas sang putri, memasukkan beberapa baju, makanan dan botol minu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN