Bab 37

1801 Kata

“Be!” “Sayang!” Arkan ikut terkejut dengan ucapan sang putri. “Jangan gegabah mengambil keputusan!” larangnya ke Bening yang wajahnya nampak benar-benar sudah putus harapan. “Apa Papa tidak tahu? memang ini yang diinginkan mereka. Membuat Bu Fitria membenciku, membuat Mama membenci Glass, dan bahkan sekarang berusaha menjebak Glass dengan foto tak senonoh seperti itu agar aku membenci suamiku sendiri.” Bening menoleh Glass yang sempat syok dengan ucapannya tadi. Wajahnya benar-benar begitu sedih, pundak Bening bahkan bergetar dan air matanya pun tumpah. “Aku sepertinya tahu apa yang dirasakan Embun dulu,” ucap Bening disela isak tangis. Mendapat tekanan dari orang-orang di saat yang bersamaan tentu sangat menyakitkan, terlebih sebagai wanita dia juga cemburu melihat foto suaminy

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN