Eliana tentu belum siap kedatangan orang yang baru ia kenal karena rumahnya hanya semi permanen dan yakin Devan tidak akan nyaman berada di bangunan yang hanya terbuat dari susunan triplek juga seng. Belum lagi lingkungan yang kumuh dan di siang hari seperti ini beberapa tetangga yang lebih banyak wanita pasti sedang berkumpul untuk bergosip, yang pastinya para wanita itu akan langsung berkumpul ke rumahnya jika melihat ada pria datang karena berpikir akan bisa disewa. Lalu, jika para tetangganya melihat pria berpenampilan rapi, wangi, bersih, dan tampan seperti ini, ia yakin, semua wanita yang tinggal satu pemukiman dengannya akan langsung datang dengan moto, siapa cepat dia dapat atau, jika tidak bisa disewa malam ini, pasti malam berikutnya. “Bolehkan, El?” tanya Devan lagi. Eliana

