Isabella meneguk air putih untuk membasahi kerongkongannya yang kering. Ia masih tidak mengerti kenapa Serena tiba-tiba memutuskan ingin menceritakan sesuatu tentang Giselle padanya. Namun, Isabella juga tidak bisa menolak karena ia pun ingin tahu tentang itu. “Apakah kau pernah mendengar namanya?” Serena memulai lagi. Isabella mendongak, menatapnya lama. Kemudian ia mengangguk perlahan. “Tobias pernah mengigau dan memanggil namanya. Walaupun pelan, tapi aku mendengarnya menyebut nama Giselle beberapa kali.” Isabella akhirnya memutuskan untuk berkata dengan jujur. Di hadapannya, Serena tersenyum pahit sambil mengangguk. “Aku memberitahumu tentang ini agar jika kau mendengar sesuatu tentang Giselle, atau mungkin terjadi sesuatu pada Tobias, kau bisa memberitahuku tanpa perlu bertanya

