Pagi ini Angel berangkat sendiri naik mobilnya. Semalam Marvell sudah mengabari tidak bisa jemput Angel karena ada jam tambahan pagi. Angel berjalan gontai menuju kelasnya. Saat di perjalanan seperti ada seseorang yang mengikutinya. Ternyata benar, dia adalah Leo. Dia menghalangi jalan Angel sesekali menggodanya. "Minggir!" "Gak mau cantik." "Apaan sih lo." "Lo kan ada tambahan. Gak usah ganggu gue." Leo malah tertawa garing. Di lubuk hatinya dia merasa senang saat berada di dekat Angel. Dia semakin mendekat membuat Angel bergidik ngeri. Tatapannya seperti orang m***m. Bukk... "Anjir aset gue." Angel menonjok aset berharga milik Leo. Tentu saja dia meringis kesakitan. Jangan heran, dia wanita jago dalam tonjok menonjok. Angel tertawa lepas saat melihat penderitaan Leo. "Makanya

