"Vell." Angel menyandarkan kepalanya di bahu Marvell. Mereka berdua sedang berada di kantin sekolah. Banyak pasangan mata yang memandangnya iri dan ada juga yang menghujatnya. "Hmm."Marvell hanya menjawabnya dengan gumaman. Diusapnya rambut Angel dengan lembut. Sesekali dia mencium puncak kepala Angel. "Ish,jangan cuek-cuek ngapa?" Angel memukul paha Marvell sampai dia meringis kesakitan. "Iya apa sayang?" "Yang bener dong, Vell." Sifat wanita memang membuat pusing. Terkadang marah-marah gak jelas. Terkadang gampang ngambek. "Iya ada apa?" "Ke rumah pohon yang waktu itu yuk." "Kapan?" "Pulang sekolah." "Iya." Angel memeluk Marvell dari samping. Hatinya sangat senang. Pelukannya di balas oleh Marvell dengan usapan lembut di rambut Angel. Mungkin mereka berdua sudah mulai tidak

