Part 58

1258 Kata

Kosong dan gelap saat Gifta sudah berada di dalam apartemennya. Apa yang di ucapkan wanita yang tak lain dan tak bukan adalah istrinya ternyata benar adanya, wanita itu memilih pergi. "Bodoh amat! Ini kan yang lo mau Ta!" ujarnya bermonolog. Tapi aneh, hatinya tidak benar-benar puas, "Ayolah Ta! Lo kenapa jadi gini sih!" "Dia udah khianatin lo! Sadar Ta!" Gifta benar-benar frustasi dengan dirinya sendiri. Lebih baik ia mengistirahatkan tubuhnya. Di bukanya pintu kamar yang kemarin sempat ia singgahi bersama Pelangi. Tidak ada yang berubah dari terakhir Gifta tinggalkan, aroma wangi Pelangi masih kuat melekat di ruangan tersebut. Lagi-lagi Pelangi, ia semakin benci dengan wanita itu. Ia akui sosok yang menjadi istrinya itu termasuk wanita rajin dan rapi, lihat saja semenjak wanita itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN