Bab 22

2235 Kata

"Di, kamu ... suka sama Mas Biru?" Pertanyaan Cinta sukses membuat Nadia menghentikan langkah kakinya dan menoleh sempurna ke hadapan sepupu yang paling dekat dengannya itu. Melihat belum ada tanda-tanda jawaban, Cinta bertanya lagi, "Kamu suka sama Mas Biru, kan?" Nadia mengerjapkan matanya, dan menyadarkan diri dari keterkejutan. "Lo ngomong apa sih, Cin? Nggak usah ngaco, deh." Ia melanjutkan langkah kakinya yang diikuti Cinta dari belakang. "Di ... aku memang terkadang kurang peka, tapi aku tidak cukup bodoh untuk tahu perasaan orang yang sudah aku anggap sebagai saudara kandungku sendiri." Hembusan nafas pelan terdengar dari indera penciuman Nadia. Ia mengerem mendadak laju jalannya dan kembali menoleh ke arah gadis berkerudung itu. "Oke, gue jujur, dulu gue emang pernah suka sama

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN