Flashback on. "Kalau udah nggak ada yang mau kamu omongin lagi. Aku balik duluan..." "Tunggu!" Daren segera mencekal pergelangan tangan Dara. Agar gadis yang masih sangat ia sayangi itu, tidak terlalu cepat pergi meninggalkannya. "Aku mau kita balikan, dan memulai semuanya lagi seperti dulu. Aku.... Masih sayang banget sama kamu, Ra.." Untuk sesaat, Dara sejenak memejamkan mata lalu membukanya. Ucapan Daren barusan benar-benar membuatnya sangat terkejut. Dara menghela napas panjang, dan mulai melepaskan cekalan tangan Daren perlahan. Hal itu tidak luput dari kedua netra Daren yang bergerak mengikutinya. Daren bingung, kenapa Dara melakukan hal itu. Didetik itu juga fikiran Daren mulai berkecamuk menjadi satu. Ketakutan mengenai prasangka akan sikap Dara saat ini, mulai membuat hatinya

