Serli baru saja keluar dari kantornya. Seharian ini ia menghindar dari Haikal karena ia belum memiliki jawaban untuk pertanyaan dari Haikal kemarin malam. Serli melirik ke belakangnya dan merasa tenang karena Haikal tidak mengejarnya sampai keluar. “Eh?” Serli memekik saat lengannya di tarik seseorang dan membawanya ke arah lain. Serli menoleh ke orang tersebut yang tak lain adalah Daniel. “Kamu mau bawa aku kemana sih?” tanya Serli yang sulit melepaskan pegangan Daniel. Setelah berjalan cukup jauh, mereka sampai di taman kota yang cukup sepi. “Aku ingin jawabanmu sekarang, Ser. Jangan terus menerus menghindariku,” seru Daniel melepaskan pegangannya pada Serli. “Kamu tidak

