"Kamu KB, Sell?" tanya mama Alex saat sarapan bersama putra dan menantunya. Papa Alex sedang berada di luar kota. "Enggak, kok, Ma...." "Iya ... tidak perlu KB. Kalian, kan, sama-sama anak tunggal. Kalau bisa, punya anak yang banyak. Tiga-lah minimal. Biar rumah ini nggak sepi," ujar mama Alex. "Tenang, Ma ... kami usaha terus, kok," Alex menjawabnya dengan penuh kebanggaan. "Aneh, ya, udah resmi malah nggak jadi-jadi. Dulu, malah langsung jadi. Kalau nggak keguguran, mungkin udah tiga tahunan, ya, sekarang." Ucapan mama Alex membuat sang putra membatu. Tentu saja, selama ini dia tidak pernah menceritakan tentang keburukan masa lalunya pada Selly. Tidak tentang Ana, Alya, atau mantan-mantannya yang lain. Tidak juga tentang dirinya yang dulu suka berhubungan s*x dengan banyak wanita. A

