Mendadak Basket

1106 Kata

Hah, ada apa lagi ini? “Heh, kenapa tidak menjawab pesanku?” “Kamu di mana?” Aku menggeleng. Dasar bos tidak sabaran! Segera kujawab pesannya, daripada ia tambah murka. “Gimana Pak?” “Kamu sudah paham sama jobdesk baru kamu?” “Insya Allah sudah, Pak.” “Kenapa tidak menghubungi saya semalam?” “Buat apa, Pak?” “Kenapa tidak menanyakan apa saya sudah sampai kantor dengan selamat, nyasar atau nggak. Kamu nggak peduli?” Aku terdiam sejenak masih berusaha mencerna apa hubungannya jobdesk baru dengan menanyakan kabarnya semalam. Apakah harus? “Tugas seorang asisten itu memastikan kondisi atasannya baik-baik saja. Asisten harus peduli dengan kesehatan dan keselamatan atasannya. Mengerti?” “Oh, baik, Pak. Bapak semalam nyampe kantor dengan selamat, kan? Nggak nyasar?” “Telat nanyanya!”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN