Sore Bersamamu

1323 Kata

Selepas Asar, Arman datang menjemputku. Di mobil sudah ada Mama dan Bi Inah. Rencananya, mereka berdua bersama Rania akan diturunkan di mall. Mama ingin berbelanja sekalian mengajak Rania ke arena bermain. Namun, kurasa sebenarnya Mama hanya mencari alasan supaya aku dan Arman bisa pergi berdua. “Selesai jam berapa, Ma?” tanya Arman ketika mobil sudah menepi di depan pintu masuk mall. “Nggak usah dijemput. Mama pulang naik taksi. Jadi kalian santai saja, ya.” Mama lalu turun diikuti Rania dan Bi Inah. “Tapi jangan cepet-cepet pulang. Kalian nggak bawa kunci, kan?” Mama memamerkan kunci di tangannya sambil tersenyum penuh arti sebelum menutup pintu mobil. Aku menghela napas pasrah smentara itu Rania melambaikan tangan sesaat sebelum mobil melaju. “Dah, Mamaaa.” “Dadaaah. Jangan rewel,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN