Yanti yang sudah menyelesaikan beberapa tahap pengobatan. Setiap hari dia harus menerima kondisi rambutnya yang terus saja berkurang, rontok tak terhitung. Beribu penyesalan kini mengaung dalam hatinya. Dia merasa bahwa hidupnya tak akan lama lagi. Tak ada yang ingin diharapkan Yanti, selain bisa mendapatkan maaf dari orang-orang yang pernah disakitinya. Tak terkecuali Fadli dan juga anak-anaknya. Puspa yang selalu merengek minta diantar ke rumah sakit menjenguk sang ibu. Fadli pun tak pernah keberatan. Dia selalu mengikuti apa yang diinginkan anaknya. Hanya saja dia yang masih harus menunda jawaban dari permintaan Puspa untuk rujuk dengan sang ibu. Fadli tak mudah untuk mengiyakan. Hatinya tak bisa segampang itu untuk melupakan apa yang tengah terjadi di antara keduanya. Sepulang seko

