Part 26 - Mencari Jalan

1080 Kata

Yanti dalam kontrol emosi lepas. Kemarahannya memuncak tanpa tersadar. Dirinya harus menjalani suatu kondisi yang sangat di luar nalar. Yanti berjalan menyusuri jalan setap, agar dirinya bisa segera bertemu dengan wanita yang telah membuat hatinya berkobar. Baru setengah perjalanan, Yanti tiba-tiba merasakan perutnya kram. Yanti terduduk kaku. Dia memegang perutnya yang dirasa cukup memberikan efek sakit yang luar biasa. Hingga Yanti tak kuasa untuk berdiri dan melanjutkan misinya. “Bu Yanti kenapa?” Seorang tetangga laki-laki yang lewat tanpa sengaja melihat Yanti yang terduduk dengan mengeluh kesakita. Seketika laki-laki itu menghentikan langkahnya dan mencoba untuk menanyakan kondisi Yanti. “Tolong bawa saya pulang.” Yanti meminta agar laki-laki itu membantunya untuk kembali pulang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN