Btari mengantarkanku ke sebuah kamar yang … sangat nyaman dibanding semua kamar yang pernah aku tinggali sebelum ini. Ada … kasur, ada ranjang, ada lampu tempel di dalam kamar yang dengan senang hati dinyalakan Btari tanpa perlu aku minta. Ada laci dan lemari: perabotan yang belum pernah aku miliki di tempat tinggal mana pun sebelum ini. Tanganku menyentuh kasur yang menjadi tempatku duduk. Kelembutannya membelai telapak tanganku yang tidak tertutup apa pun. Kemudian aku ingat, tanganku kotor. Dengan panik, aku mengangkat tangan dan langsung ketakutan “Kamu … tinggal di sini?” “Hanya jika aku mau.” Jawab Btari seadanya. Apa maksudnya itu? “Silakan istirahat dulu di sini.” Btari membuyarkan segala pertanyaanku dengan satu perintah tegas. Wanita itu menunjuk pintu yang luput dari p

