Jauhi Damastra. Seketika itu juga, pesan Markandra dan Sapta bergema kembali dalam kepalaku. Pesan yang telah lama terlupa, tapi kini kembali lagi, menghantui dan bergema semakin kencang di dalam kepala. Mengembalikanku pada kenyataan yang telah lama aku lewatkan. Damastra adalah orang pemerintahan. Musuh dari Laskar Pejuang. Orang yang akan menyelidikiku jika sampai mereka tahu siapa aku, identitasku, dan kaitanku dengan Markandra. Aku tahu itu, tapi aku tidak tahu Damastra sepenting itu. “Sistem pemerintahan Nuswantara sekarang dipimpin oleh seorang Gubernur Jenderal.” Markandra pernah bercerita kepadaku, tepat setelah ia sadar, aku sama sekali tidak mengingat sistem pemerintahan negeri ini. “Bukan orang kita, tentu, tapi untuk meraih kepercayaan masyarakat, dia mengangkat beberapa

