36. Pengkhianat dan Pendatang

2139 Kata

Sang Pengkhianat. Kata itu membuat telinga Rass berjingkat. Ia menatap Damastra dengan kaget dan ia menyadari, bukan hanya dirinya yang kaget mendengar hal ini. Damien pun tampak terkejut. “Peng-khianat?” Suara pemuda itu tercekat. Selama sesaat, Rass mengira Damien tidak mengerti apa itu pengkhianat dan akan bertanya. Tapi pemuda itu hanya diam dengan wajah yang tidak bisa dimengerti oleh Rass. Wajah Damien kaget, terkejut, dan terpukul, untuk alasan yang tidak dimengerti oleh Rass. “Pengkhianat yang dulu membuat Pegolakan Ketiga terjadi.” Damastra menjawab. “Penjahat yang sampai saat ini masih buron.” Rass terdiam dan kembali memasang topeng beku di wajahnya. Tidak memasang ekspresi apa pun. Meski pikirannya bergolak. Pengkhianat. Rass mengulang kata itu di dalam kepalanya berka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN