Bayu anak sultan { wa, gue on the way ke cafe Lo }
....
Dewa pujangga cinta { ada masalah apa Lo ke cafe di jam kerja ?}
....
Bayu anak sultan { ga ada.... }
....
tak berselang lama Jeep Rubicon Hitam milik Bayu sudah terparkir rapih di depan cafe, Bayu melangkahkan kakinya masuk ke dalam cafe mencari meja dekat jendela kaca yang menghadap ke taman belakang,
"assalamualaikum bro ada angin apa ke cafe di jam kerja?" Dewa datang menghampiri Bayu yang duduk di meja dekat taman.
"gue lagi engga bisa kerja!!," jawab Bayu acuh sambil menatap ke arah taman, "oke kalo gitu Lo mau minum apa? biar enak ngobrol nya"
"coffee latte aja"
"oke.." Dewa pun memanggil pegawai nya untuk mengambilkan 2cangkir coffee latte.. " ini pak bos coffee nya" Aisyah yang datang mengantar pesanan langsung memberikan coffee itu kepada Dewa, "oke makasih "
Aisyah pun hanya mengangguk kemudian dia undur diri.
Bayu menyesap coffee nya dengan perlahan kemudian menghembuskan nafasnya kasar, "Lo sebenarnya ada masalah apa sih Bay? cerita sama gue siapa tau bisa gue bantu."
"gue baru aja putus sama Tania...." sedetik dua detik tiga detik Dewa masih diam mendengarkan, "gue mergokin dia di hotel Adam lagi ngamar sama bule," Mata Dewa langsung membola sempurna, "Lo serius???"
" emang Lo liat gue lagi becanda,?" sahut Bayu
"bukannya Tania cinta mati sama Lo!!!, dia bahkan udah ngejar ngejar Lo dari sejak putih abu abu" Dewa yang masih tidak percaya dengan apa yang dia dengar, "kalau gue ga liat sendiri dia lagi kuda kudaan sama tuh bule gue juga ga bakalan percaya.."
"ckckckkkkk gue bener bener ga nyangka cewek kalem kaya dia bisa maen belakang."
tak terasa sudah tiga jam mereka ngobrol dan hari sudah mulai gelap.
"ayo kita ke mushola dulu kita shalat magrib berjamaah" ajak Dewa sambil berdiri dari kursinya dan berjalan ke arah mushola di belakang cafe di ikuti oleh Bayu, cafe milik Dewa memang memiliki mushola yang sangat nyaman dia sengaja membuat cafe Yang ada mushola nya agar para pengunjung cafe tidak meninggalkan shalat saat waktu shalat tiba.
saat keluar dari mushola Bayu seolah melihat sesosok bayangan yang selama ini menjadi hantu dalam mimpinya,, "astaghfirullah apa gue harus ke psikiater sepertinya gue mulai gila" batin Bayu sambil terus menggeleng gelengkan kepalanya mencoba mengusir bayangan yang selama ini menghantuinya.
"gue tau Lo lagi patah hati tapi Lo ga sampe gila kan Bay?" tiba tiba Dewa sudah berdiri di belakang Bayu, "Lo jangan nyumpahin gue wa,
udah gue balik dulu...."
Bayu berjalan pergi meninggalkan Dewa yang heran melihat tingkah aneh Bayu...
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
"Assalamualaikum Bunda,,," Bayu masuk ke dalam rumah setelah memarkirkan mobilnya di garasi, " waalaikumussalam" jawab bunda Yasmin dari arah dapur, Bayu masuk dari pintu samping yang langsung terhubung ke dapur, sehingga dia tidak tau ada seseorang yang lagi menunggunya di ruang tamu.
"Bayu hayu ke ruang tamu kamu udah di tungguin dari tadi," Bayu mengernyit kan dahinya heran. "siapa yang nunggu Bayu Bun?"
" ya siapa lagi, itu pacar kamu dari tadi katanya telfon kamu ga di angkat angkat,, kalo ada masalah tuh di bicarakan baik baik jangan ngambekan kaya anak gadis lagi pms.."
""dongeng apa yang di ceritakan si penghianat itu sampe sampe bunda bilang gue ngambekan"""
Bayu mengekor bundanya ke ruang tamu, benar saja Tania tengah duduk manis di sofa dengan membawa bingkisan, di tersenyum manis melihat Bayu datang,, "Bay aku tadi telfon kamu tapi ga di angkat angkat makanya aku langsung kemari " Tania bicara seolah olah tidak ada kejadian apa apa hari ini.
Bayu hanya menatap nya sinis dia udah muak liat perempuan penuh drama, dia sendiri heran bisa bisa nya dia tertipu selama ini dengan wajah kalemnya..
"ngapain lagi Lo kesini?" ucap Bayu ketus dia tidak suka berbasa basi busuk, Bunda Yasmin yang paham anaknya sedang bermasalah dia langsung pergi ke lantai atas dia ingin memberikan ruang untuk Bayu menyelesaikan masalahnya, menurut bundanya tidak baik menumpuk numpuk masalah yang ada nanti malah bisulan iya ga hahaaa..
"Bay kamu jangan marah aku benar benar minta maaf,, aku ga bermaksud menghianati kamu," terang Tania sambil terisak-isak, "lagi pula ini semua tidak akan terjadi kalau kamu mau menyentuhku, tapi apa selama ini kamu jangankan menyentuhku hanya sekedar berciuman pun kamu ga mau."
Bayu sampai ternganga mendengar penjabaran yang di katakan Tania dia benar benar tidak menyangka kalau cewek lemah lembut yang selama ini dia cintai ternyata penganut seks bebas astaghfirullah Bayu terus beristighfar dalam hati.
"denger ya Tania gue selama ini ga pernah mau menyentuh Lo karena gue menghargai kaum Bunda gue istimewa' gue juga punya kakak yang sejenis dengan Lo, gue hanya akan menyentuh wanita yang memang sudah halal di mata hukum dan agama, gue masih takut dosa." ucap Bayu menegaskan.. "ya udah kalo kamu mau menyentuhku setelah halal kita nikah aja sekarang, aku bersedia ko kamu nikahi sekarang," jawab Tania tersenyum penuh semangat.
"ya udah aku pulang dulu ya Bay aku mau bilang sama papa kalo kita mau nikah secepatnya," Tania buru buru berdiri sambil mengambil tas nya di atas meja..
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Alexa memandang penampilannya di depan kaca celana jeans warna hitam baju hitam dengan jaket kulit warna hitam tidak lupa kepalanya di tutup dengan pashmina hitam, terakhir sepatu boots sebetis dengan resleting samping menambah kegarahan penampilannya,ini lah penampilan dia saat dulu sering ngetrack dengan teman temannya.
meskipun dia hobby ngetrack dan berteman dengan teman teman yang memang tidak biasa tapi tidak membuat dia melupakan kewajiban nya sebagai seorang muslim untuk berjilbab.
dulu mommy nya selalu berpesan
"" boleh berteman dengan siapa saja asal bisa jaga diri kalo kamu berteman dengan orang yg kurang baik maka yakinkan kalo kamu bisa membawa temanmu ke jalan yang lebih baik bukan kamu yang terbawa arus tidak baik..""
itu lah yang selalu Alexa terapkan sampai saat ini dia akan selalu menjaga diri dan membawa teman temannya ke jalan yang lurus..
pernah suatu saat dia dan teman temannya lagi ngetrack terdengar adzan subuh lalu menghentikan kegiatannya dan langsung mengajak teman Teman yang lainnya untuk melaksanakan sholat terlebih dahulu
teman temannya yang memang sudah paham tidak menolak mereka mengikuti aja apa yg di lakukan Alexa. menurut dia dakwah itu ga selalu harus di masjid bukan.
....
jam sudah menunjukan pukul satu dini hari, seperti yang di katakan Riko dia menjemput Alexa di mes untuk ikut balap liar, "Alea gue pergi dulu ya" pamit Alexa sambil lalu, "iya hati hati ka." jawab Alea. dia sudah terbiasa dengan Alexa yang memang hoby balap, dia tidak mau ambil pusing yang penting kakak kembarnya selamat dan tidak terjerumus dunia malam itu saja sudah cukup.
.....
begitu sampai di sirkuit suara riuh dan suara suara geberan motor sudah memenuhi arena.
Aldo teman Riko yang memang bertugas di area balap liar datang menghampiri mereka berdua," wuihhh Lo bawa siapa ni bro cewe Lo?" tanya Aldo sambil melirik ke arah Alexa.
"iya pengennya sih gitu" jawab Riko sambil melirik ke arah Alexa cengengesan,,
Alexa hanya menanggapinya dengan dengkusan saja, Dari dulu dia hanya menganggap Riko sebagai sahabatnya tidak lebih.
"hmm gebetan rupanya" sahut Aldo sambil memegang dagunya.
"cckkk udah jangan kebanyakan nanya Lo, sekarang daftarin Alexa ikut balap gih gue tunggu disini."
"wowwwwww" Aldo berdecak takjub ternyata gebetan si Riko ini bukan cewek biasa.
"oke" jawab Aldo, "sekarang kita maen enam tiang, semua joki wajib lepas baut untuk mencegah adanya motor selundupan, kita main speak 58-an standard, gue sendiri yang memeriksa scutinering regulasi mesinnya
biar semuanya main cengli disini,"
terang Aldo menjelaskan..
Ardiano Sanjaya yang akan menjadi lawan main Alexa malam ini dia adalah anak salah satu pejabat sekaligus pengusaha gaek negri ini.
Aldo memperkenalkan Alexa pada Ardiano, wow Adri besiul siul melihat ke arah Alexa dengan matanya yang terus memindai Alexa dari atas sampai bawah tidak ada yang terlewat seinchi pun, "kalo lawan gue secantik dan sebohay begini bikin gue tambah semangat Do," ucap Ardi pada Aldo
Alexa yang merasa risih dengan tatapan Ardi yang ga biasa membuat dia segera berbicara sama Aldo agar segera mulai saja balap nya,
"wah kamu sudah tidak sabar ya sayang" ucap Ardi sambil mengedipkan sebelah matanya, "hmm sepertinya hadiahnya bakalan bertambah Do" ucap Ardi lagi menegaskan "kalo gue menang berarti sicantik bohay ini bakalan jadi temen tidur gue malam ini" ucap Ardi dengan seringai tanjamnya.
"gue ga nyangka ya ternyata seorang anak pejabat yang katanya terhormat ini ternyata penjahat s**********n juga," sarkas Alexa,,,,,,
"hey tenang sayang, Lo ga akan bisa nolak pesona ketampanan gue," ucap Ardi dengan penuh percaya diri, memang selama ini tidak ada yang bisa menolak pesona dia yg tampan dan kaya raya bahkan banyak dari mereka yang menyerahkan dirinya dengan suka rela.
"ternyata selain Lo m***m akut, narsis abis, Lo juga sakit mata ya? secara dari tadi mata Lo kedap kedip kaya orang cacingan," ujar Alexa semakin sinis, dia Gedeg banget sama cowok tipe tipe kaya si Ardi ini, njlehin banget kan...
"wah belum apa apa udah panas begini ya," Aldo menyela "sebelum kata kata mutiara kamus ragunan berhamburan mending kita mulai aja kita ambil start oke..."
"ingat ada dua chicane ( tikungan lurus berada dalam jarak berdekatan ) dan tiga hairpin (belokan yang sangat tajam membentuk huruf v)"
Alexa dan Ardi sudah bersiap dan memasang helm full face
Alexa dan Ardi mulai dengan geberan motornya Alexa yang memang sudah biasa dia memainkan emosi lawan blayer dengan grip menekan gas hingga RPM tertinggi...
Aldo yang memberi aba aba dengan mengacungkan bendera ala ala pembalap profesional, Aldo mulai berhitung "satu....dua.....tigaaaaa......"
Alexa pun melesat tancap gas di ikuti oleh Ardi, mereka berdua saling kejar kejaran dengan jarak tipis.
Alexa yang tidak mau harga dirinya di injak injak si anak pejabat mesuman itu mencoba sebisa mungkin agar tidak tertinggal dan mulai melakukan trik trik..
saat hampir mencapai garis finis Ardi yang merasa sudah pasti menang dia tertawa dalam hati atas kemenangannya dan yang pasti dia akan menikmati malam dengan si bohay Alexa, dengan tidak terduga tepat jarak setengah tiang Alexa berhasil menyalip sebelum garis finis....
tawa riuh sorak Sorai para penonton pun memenuhi arena,,, Alexa melakukan selebrasi dengan gaya Superman andalannya
wowwwwww penonton makin riuh bersorak gembira...
Alexa menepikan motornya tepat di hadapan Riko, "makasih ya Rik pinjaman motornya " Alexa turun menghampiri, "motor Lo memang selalu keren."
"Lo emang ga ada obat Lexa gue makin cinta sama Lo" kelakar Riko dengan cengengesannya,, "jangan mulai lagi ko, kita udah sepakat ga ada hubungan lain selain pertemanan " Alexa menyipitkan matanya..
"iya iya jawab Riko lesu," sebenarnya dia benar benar berharap kalo Alexa mau menjadi pacarnya tapi apa mau di kata Alexa selalu memberi benteng tinggi dia hanya ingin berteman tidak lebih..
Aldo datang menghampiri,, "wah selamat ya Lexa Lo emang keren gue salut sama Lo" Aldo benar benar tidak menyangka gadis berjilbab bisa menjadi hantunya balap liar, "ah biasa aja do gue hanya lagi beruntung aja di tambah lagi motornya si Riko juga salah satu pendukungnya
udah gitu kita Dateng kesini bukan cuma buat kondangan doank kan?" jawab Alexa, dia ga mau sombong walaupun memang selama ini dia ga pernah kalah...
"wah malu berat tuh anak pejabat kalah dengan telak," ucap Riko.
Ardi datang menghampiri, mukanya terlihat keras menegang menahan emosi, "Lo sekarang boleh menang ya Lexa tapi ingat gue bakal bales kekalahan ini dan akan membuat Lo mendesah bersama gue."
"hahhhh dasar laki napsuan...." Alexa beranjak mengajak Riko pergi tidak lagi memperdulikan ancaman Ardi dia sudah terbiasa dengan dunia ancam ancaman,, anggap aja monyet lewat kasih kacang biar cepet pergi...
waktu sudah hampir subuh Riko mengantarkan Alexa ke mes yang di tempati bersama Alea dan Aisyah.
"thanks ya ko Lo anterin gue,,"
" ah elah biasa aja kali" sahut Riko.
"ya udah sekarang Lo istirahat gue cabut dulu ya Riko bersiap pergi menaiki motornya memasang helm full face nya dan melambaikan tangan.. bye Alexa melambaikan tangannya..