Kekacauan di cafe...

1183 Kata
Alexa bangun saat adzan dhuhur dia memang tidur setelah agak siang, tidak baik katanya tidur di waktu subuh. Alexa masuk kamar mandi untuk membersihkan diri dan berwudhu, dia melaksanakan shalat Dzuhur di dalam mes.. tak lama Alea masuk dengan membawa makan siang, "Lo udah bangun ka?" tanya Alea sambil meletakan makan siangnya di atas meja lipat. "Lo tadi pulang jam berapa ka? gimana pertandingan nya Lo Menang apa kalah?" "ah elah kalo nanya satu satu apa Lea kebiasaan banget sih Lo..gue balik pas subuh ya Alhamdulillah gue menang donk masa jam terbang gue yang udah tinggi ini harus kalah ,malu maluin donk ah" sahut Alexa sambil membuka bungkusan makan siang mereka.. "terus Lo dapet hadiah berapa?" "ini,,,," Alexa memperlihatkan amplop coklat berisi uang dua ratus lima puluh juta. "semuanya dapet lima ratus juta berhubung gue pake motor nya si Riko dan lagi dia lagi butuh buat berobat ibunya jadi kita bagi dua..ini duit rencananya mau gue pake buat modal buka usaha, gue sebenernya pengen buka restoran sesuai hobby gue masak dan sesuai dengan pendidikan yang gue ambil tapi dengan uang segini kayanya ga bakalan cukup." "ya udah kita jalani aja dulu apa yang ada ntar kedepannya sambil jalan kita pikirin lagi" pungkas Alea sambil menyelesaikan makannya lalu mencuci tangan di wastafel..selesai makan siang Alea kembali bekerja ke bagian kasir, seperti kesepakatan sebelumnya kalau di siang hari mereka akan bekerja di bagian kasir dan malam hari nya live musik. Alea berjalan menuju meja kasir yang telah di sediakan, di waktu istirahat siang pekerjaannya akan di gantikan oleh Dira salah satu karyawan kepercayaan Dewa. "terimakasih ya mbak sudah menggantikan saya," "iya sama sama Alea" ucap Dira tersenyum lembut, "ya udah gue kebelakang lagi ya" ungkap Dira sambil melangkahkan kakinya. "siang mbak saya mau bayar" ungkap salah satu pemuda pengunjung cafe "jadi total semuanya berapa ya?" tanyanya, Alea mengetikan di komputer nya untuk melihat pesanan pelanggan yang di depannya, "semuanya jadi Rp 500.000 pak mau tunai atau pakai kartu?" tanya Alea sambil menyerahkan struk pesanannya, "oke saya pake kartu saja" jawab pemuda itu sambil mengeluarkan kartu ATM miliknya, "silahkan masukan no PIN nya pak" pinta Alea, "kalau nomor ponsel kamu berapa?" jawab si pemuda itu tersenyum penuh arti berusaha menggoda Alea, sambil menyelam minum kopi permirsah hehehe... Alea hanya tersenyum demi kesopanan dia sudah terbiasa dengan perlakuan beberapa pelanggan yang berusaha memodusinya, "terimakasih atas kunjungannya pak" Alea membukukan badannya tidak menanggapi modus pelanggan cafe nya. waktu menunjukkan pukul tujuh malam dimana Alexa dan Alea sudah bersiap di atas panggung untuk mengadakan live musik Alexa dengan alat musik nya dan Alea bersiap menyanyikan lagu sesuai permintaan para pengunjung.. setelah menyelesaikan beberapa lagu mereka duduk beristirahat untuk sekedar minum menghilangkan haus.. tak jauh dari meja tempat duduk nya samar samar terdengar seperti orang sedang berselisih, Alexa hanya menoleh sekilas dan berdecak kaya ga ada tempat lain aja pake berantem di tempat umum gerutu Alexa. Alexa berdiri dia hendak ke toilet panggilan alam tentunya.. Bayu Yang sedang bersama Dewa dan Adam duduk bersantai sambil minum kopi di cafe milik Dewa, membahas masalah bisnis yang akan mereka rintis bertiga, tiba tiba saja datang seorang gadis yang langsung mendudukan dirinya di samping Bayu, "kamu kenapa sih ngindarin aku terus,,, kapan kamu mau lamar aku, aku udah bilang ke papa kalo kita mau nikah secepatnya," Bayu menoleh malas melihat mantan pacar nya ini yang sepertinya otaknya ketuker dengan ayam sudah jelas jelas kemaren dia mengatakan tidak akan pernah menikah dengannya masih saja ngejar ngejar kaya debkolektor saja... ..... flashback on..... ...... "Bayu kamu bilang mau menyentuhku kalo sudah halal kan ya udah hayu kita nikah sekarang juga, biar aku bilang sama papa kita mau nikah secepatnya," ujar Tania sambil menggoyang goyang tangan Bayu manja, "apa Lo masih mau nikah sama gue? " sinis Bayu, "ya mau donk sayang aku tuh cinta banget sama kamu, cuma kamu satu satu nya yang aku mau untuk jadi suami aku." "tapi gue udah ga mau nikah sama Lo" jawab Bayu tegas,,, "Lo bilang cinta banget sama gue... tapi tubuh Lo... Bayu menunjuk ke arah Tania Lo obral kemana mana, cinta Macam apa yang Lo punya Tania..." mata Tania berkaca kaca, "tapi kan gue udah minta maaf Bay,,," " apa dengan minta maaf Lo bisa mengembalikan kesucian Lo?? " ,,,,"ini semua ga akan terjadi kalo Lo mau menyentuh gue Bay,,!!!!!!! " teriak Tania frustasi, "ini semua gara gara Lo yang so suci, kita ini hidup di jaman modern Bay bukan jaman purba " Tania masih mengeluarkan unek unek nya dia yang ketagihan dengan sentuhan lelaki tidak bisa menahan diri untuk tidak bersentuhan. "pokonya gue mau nikah sama Lo titik..!!!!! "Tania menegaskan kata katanya, Bayu hanya bisa geleng-geleng kepala, "sepertinya Lo sakit jiwa Tania gue udah ga tau lagi harus ngomong apa", Bayu speechless melihat kelakuan Tania. "dengerin gue tegesin sekali lagi gue ga akan pernah nikah sama Lo faham......" Bayu beranjak dari duduknya dan pergi meninggalkan Tania yang masih terisak di ruang tamu,, "gue ga akan pernah nyerah Bay, Lo itu milik gue hanya milik gue titik...." ...... flashback off.... ....... "sayang kamu masih marah ya? aku minta maaf Bayu minta maaf, berapa kali lagi aku harus minta maaf biar kamu maafin aku?????" Dewa dan Adam hanya saling pandang melihat apa yang terjadi mereka merasa kasihan dengan Bayu yang di kejar kejar mantan gagal move on.. sepertinya dia akan sulit untuk lepas dari gangguan mantan galon ini gagal move on maksudnya hehe.. "gue udah maafin Lo Tania " ujar Bayu tanpa memandang Tania dia malah lebih tertarik memandang ke arah luar cafe Tania tersenyum bahagia mendengar kalau Bayu udah memaafkannya," ya udah berarti kita bisa nikah secepatnya kan sayang" Tania berusaha memeluk Bayu tapi Bayu dengan sigap menghindar.. "astaghfirullahaladzim..... Bayu sambil mengelus d**a, Ya Allah panjangkan lah sabar hamba aamiin ... " "gue emang udah maafin Lo Tania tapi bukan berarti gue mau balik sama Lo,,, kita udah putus udah ga ada hubungan apa apa lagi Tania dan sampai kapan pun gue ga bakal balik sama Lo JELASSSSS.!!!!!!!!!" rasanya Bayu udah kehabisan kata kata menghadapi kekeras kepalan mantannya ini, Bayu jadi berfikir kenapa dulu dia bisa menyukai Tania yang ternyata sifatnya tidak sebaik yang selama ini ia lihat. seketika itu juga Tania langsung berdiri dan berlari ke arah dapur cafe kemudian merebut pisau daging dari salah satu koki yang ada di dapur, jelas saja para koki yang sedang memasak kaget dengan aksi nekad Tania, Tania berlari ke arah Bayu dengan pisau di tangannya yang di arahkan ke urat nadi lengan kirinya, mata Bayu Adam dan juga Dewa membulat sempurna melihat aksi nekad Tania, mereka benar benar tidak menyangka Tania akan berbuat senekad itu, "kalau kamu ga mau nikah sama aku lebih baik aku mati Bay," ujar Tania sambil menekan pisau yang ada di tangan nya... astaghfirullah... Bayu sampai kehilangan kata katanya, tentu saja aksi Tania ini menjadi tontonan gratis para pengunjung cafe,, praaaaaaaaannnngggg......... buukkkk aaaawwwwww jerit dari beberapa pengunjung wanita menggema didalam cafe, tiba tiba seorang wanita keluar dari kerumunan orang orang yang sedang menonton,,, layar tancep kali ah pake acara menonton hehe... "eh mbak kalo Lo mau mati jangan nyusahin orang donkk..." Alexandra Amora....
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN