Hubungan yang Indah

1202 Kata

Akbar menangis sejadi-jadinya, ia seperti seorang anak yang begitu peka. Terkadang, Aisyah tidak bisa tidur semalaman dan terus saja menggendongnya. Apalagi ketika Amar sedang tidak di rumah karena tugasnya. Jika Aisyah tidak memiliki kesabaran dan keikhlasan yang tinggi, ia pasti sudah menangis atau frustasi dalam menghadapi Akbar. Namun yang terjadi adalah ia begitu tenang dan terus tersenyum disaat Akbar begitu nakal. Jika benar-benar lelah, Aisyah akan memanggil nama Maya dan mengatakan bahwa putranya sangat keras kepala dan juga lucu. Aisyah juga selalu menciumi pipi Akbar yang semakin gempal, bukan mencubitnya. Kemudian ia kembali bershalawat, bukan hanya untuk menenangkan Akbar. Tetapi juga menenangkan dirinya. Ini adalah bulan keenam Akbar berada di dalam pelukan wanita yang pa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN