SKWAC | Chapter 22 √

1503 Kata

*** Dafa memukul stir mobilnya dengan kesal. Sikap Vivian sudah betul-betul keterlaluan. Entah bagaimana lagi Dafa meluluhkan Vivian di saat Vivian sendiri tak ingin didekati. Lagi-lagi stir mobil menjadi pelampiasan atas kekesalannya. Beruntung, rumah besar orangtua Vivian sudah berada di depan mata sehingga stir mobilnya bebas dari amukan seorang Dafa. Lelaki itu membunyikan klakson agar gerbang yang menjulang tinggi dibuka untuknya. "Terimakasih," ucap Dafa dalam bahasa Australia pada secuirity yang jaga. Setelah itu, Dafa memarkirkan mobilnya. Turun, lalu menuju pintu utama rumah itu. Layaknya seorang tamu, Dafa mengetuk pintu dengan sopan. Ia juga memanggil penghuni rumah dengan suara yang juga terdengar sopan di telinga. "Dafa?" adalah Rose yang membukakan pintu untuknya. Pert

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN