Saat jam pulang kantor, Meda tahu-tahu menghilang. Rachel baru keluar dari toilet, tapi sahabatnya itu sudah tidak ada dikubikelnya. Padahal, Rachel ingin mengajak Meda membeli makanan. Dia masih belum memiliki uang, jelas dia butuh uang pinjaman Meda. Drtt.... Getar samar-samar itu membuat langkah Rachel terhenti. Dia merogoh saku dalam blazernya dan melihat panggilan dari Brizan. Rachel tersenyum, ingat jika lelaki itu berjanji akan menjemputnya. "Lo di mana?" "Di parkiran samping. Kapan keluar?" Rachel mempercepat langkah. "Nggak sampai lima menit gue sampai!" Setelah mengucapkan itu dia memutuskan sambungan secara sepihak. Sedangkan di parkiran samping, Brizan berdiri bersandar di depan kap depan. Dia menoleh saat melihat beberapa wanita menatapnya. Dia tersenyum membuat wanita it

