18-Kelakuan Meda

1020 Kata

Usai mengantarkan Rachel, Brizan memilih ke kelab. Dia ingin bersenang-senang sebelum sibuk dengan kerja sama dengan kakaknya. Ditambah ada salah satu temannya yang mengajak party. Brizan tidak mungkin menolak. Baginya itu salah satu cara paling mudah dan cepat untuk melepas penat. Sampai di kelab suasana inggar-binggar langsung menyambutnya. Lelaki berkemeja biru muda itu masuk dan menuju meja bar. Sambil menunggu bartender menghampiri, dia mengedarkan pandangan ke arah lain. Brizan geleng-geleng, menyadari waktu masih menunjukkan pukul dua belas malam, tapi kelab telah ramai dengan pengunjung. Tatapannya tertuju ke dance floor melihat beberapa orang yang terlihat enjoy dengan kegiatan mereka. "Lama kali kau tak ke sini!" Suara kencang dan berat itu membuat Brizan menoleh. Dia mengangk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN