Bab: 31

1431 Kata

Di sebuah rumah yang tak terlalu besar, suasana terasa pengap dan berantakan. Bau alkohol menyengat memenuhi udara, bercampur dengan asap rokok yang menggantung tipis di langit-langit. Musik keras menghentak tanpa irama yang jelas, memantul di dinding-dinding kusam yang seolah sudah lama kehilangan kehangatan. “Argh … ini enak sekali!” teriak salah satu tamu dengan suara parau, diiringi tawa riuh yang saling bersahutan. Di tengah keramaian itu, Maria berdiri dengan gelas di tangannya, wajahnya memerah akibat minuman. Ia mengangkat gelasnya tinggi-tinggi, matanya berbinar penuh kepuasan. “Ayo! Jangan cuma duduk! Kita berpesta!” serunya lantang, suaranya tenggelam di antara dentuman musik. Beberapa orang bersorak, sebagian lain tertawa tanpa arah. Tak ada yang benar-benar peduli pada kea

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN