Menjemput Afnan

1163 Kata

Sampai jam sepuluh malam Nayra masih belum bisa menutup matanya, Afnan belum juga pulang sampai malam begini, Nayra juga sudah mencoba untuk menghubunginya tetapi Afnan malah mematikan ponselnya. “Afnan kenapa kau ini suka sekali membuat aku khawatir,” gumam Nayra yang bolak balik diruangan yang tidak seberapa lebar itu. Tiba.. tiba saja ponsel yang ada didalam genggaman Nayra berbunyi, “Afnan..” cicit Nayra yang dengan cepat mengangkat panggilan itu. “Assalamu’alaikum .. hallo Afnan kau ada dimana kenapa belum pulang sampai jam segini,” tanya Nayra dengan cepat. “Eeee.. begini.. ini bukan Afnan,” sahut seseorang yang Nayra sepertinya mengenali suara ini, tapi entah dimana dia juga tidak ingat. “Kau siapa.. dimana Afnan.. apa dia terluka?” “Hehehe.. bisakah kau menanyakan satu-satu..

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN