Kali ini Afnan menepati janjinya dengan menjemput Nayra seperti biasanya, “Kau sudah makan?” tanya Afnan basa-basi karena sejak tadi Nayra tidak membuka mulutnya untuk mengajak Afnan bicara. “Sudah..” “Makan pakai Apa?” tanya Afnan lagi. “Tumben sekali kau bertanya begitu,, kalau tidak ada pembahasan tidak usah mengajak diriku bicara.. pertanyaanmu tadi tidak seperti menggambarkan seorang Afnan Gulfrom.” Sahut Nayra. “Ck.. kau ini aku perhatian salah.. aku tidak perhatian juga salah..” “Tentu saja salah.. kau tidak usah berlagak sok perhatian padaku.. kalau aku baper memangnya kau mau bertanggung jawab hah..” sambar Nayra cepat yang membuat Afnan mati kutu. Afnan mulai melirik Nayra.. dia bingung harus membicarakan apa lagi dengan wanita disebelahnya ini… jujur saja Afnan rindu berba

