“Afnan kalau mau pulang lebih baik sekarang nanti sudah kemalaman,” ucap Nayra yang melihat sepertinya tidak ada tanda-tanda Afnan akan pergi dari rumahnya. Dia dan ayahnya masih asik bercerita sedangkan Rio sudah masuk lebih dulu karena harus mengerjakan pekerjaan sekolahnya. Afnan mengangkat alisnya sebelah, “Aku akan menginap disini,” jawab Afnan dengan santai yang membuat mata Nayra rasanya ingin keluar dari tempatnya. Seorang Afnan yang terkenal dengan sikap bersih dan perfeksionisnya ingin menginap dirumah Nayra yang sempit dan sesak ini yang benar saja paling juga tengah malam dia akan merengek pada Nayra. “Kau yakin akan menginap disini, kau tahukan dirumahku tidak ada AC, kau akan kepanasan jika menginap disini lebih bak pulang saja dari pada nanti tengah malam kau membuat ora

