Pagi ini Afnan mengerjakan sholat shubuh tanpa paksaan dar siapapun ataupun tidak enak karena ayahnya Nayra yang mengajaknya. Afnan tetap kekeh tidak mau menjadi imam Nayra.. karena setahu Afnan jika sholat subuh itu berarti harus bersuara.. Afnan tidak mau nanti dia alah malu karena salah-salah dalam bacaan sholatnya. Afnan dan Nayra pagi-pagi sekali pulang keapartemen untuk berganti baju dan kembali bekerja, mereka berdua berjalan dengan senyum cerah. Apa lagi Afnan setelah dia mengetahui apa yang dia rasakan pada Nayra Afnan jadi bisa menentukan langkah selanjutnya. Dia tidak ragu lagi harus melih antara Nayra atau Aliya,, tanpa mengetuk pintu Afnan langsung memasukkan kode dan menggandeng tangan Nayra masuk kedalam apartemen. “Mamah.” “Mamah..” ucap Afnan mengulang apa yang Nayra

