17 : Tuduhan

1834 Kata

Aku dan Praya berjalan beriringan memasuki aula megah yang dipenuhi oleh lampu kristal modern dan stan-stan pameran yang didekorasi dengan tema hijau dan futuristik. Aroma segar dari tanaman hias yang menghiasi setiap sudut bercampur dengan wangi khas kayu cendana dari dekorasi stan Respatika Group menjadi hal yang kutemui. Hari ini aku mendampingi Praya untuk menghadiri pameran yang diselenggarakan oleh Respatika Group. Kulihat ada booth dari Respatika Development—salah satu anak perusahaan Respatika Group—juga. Itu berarti besar kemungkinan aku akan bertemu dengan Nabastala di sini kalau dia ikut dilibatkan. “Kamu enggak penasaran?” Praya menoleh. “Soal?” Kerutan tipis itu muncul lagi di keningnya. Detik itu juga aku langsung tahu bahwa ada yang salah dari caraku menjawab. Dan, seol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN