Setelah pergelutan semalam yang membawanya hingga langit ketujuh dan menghasilkan rasa yang begitu mengiluka di bagian sisi, ditambah rasa pegal di sekujur badan, kini Cila keluar dari kamarnya, matahari bahkan belum menampakan batang hidungnya, rasa kantuk pun seolah enggan untuk pergi, tapi rasa tanggung jawab sebagai seorang ibu yang membuat dirinya harus bangun dan menyiapkan segala keperluan putri dan suami, kada itu masih terngiang di kepalanya, Cila seolah belum terbiasa dengan sebutan itu. Dan lagi setatusnya yang sudah menjadi istri, mau tak mau dia pun harus mengurus keperluan Marcel bukan? Dia tidak ingin menjadi istri durhaka di hari pertamanya menyandang status resmi sebagai istri. apa kata Fisa nanti jika melihat dirinya tak becus mengurus suami. malu jika hal itu terjadi. d

