Bayu mondar-mandir tak jelas di kamarnya. Sambil mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil seusai mandi, pria itu berpikir keras tentang apa yang harus ia lakukan kali ini. Dilema akan tindakan mana yang harus ia ambil terlebih dahulu. Pencarian musuh yang telah mencelakai Adiknya terlebih dahulu, atau ... mencari Rusmi entah sekarang ada di mana dan dengan kondisi yang bagaimana. "Aku, bisa bertarung melawan begitu banyak orang sendirian," gumam Bayu. "Tapi ... aku butuh bantuan untuk mencari orang. Dan ... siapa kira-kira yang bisa membantuku?" tambah Bayu lagi. Sambil masih menggosok-gosok kepalanya, Bayu coba kembali berpikir. Tapi kemudian, Bayu mendadak berhenti saat ada sesuatu yang terlintas di dalam benaknya. Pria itu melemparkan anduk kecil yang semula ia pakai, ke sembara

