Bab 48

1002 Kata

"Mas mau pergi ke kolam sebentar lagi. Kamu mau ikut?" tawar Bayu pada Rani. "Ehmm nanti Rani ngapain di sana, Mas?" tanya Rani dengan ragu. Meskipun kolam ikan itu adalah milik keluarganya, Rani hampir tidak pernah menginjakkan kakinya di tempat itu. Biasanya hanya Fajar atau Darminah yang datang ke sana, mengantarkan makanan untuk Bono dan pekerja lain di kolam itu. "Bantuin Mas, sama Bono buat ngasih makan ikan," jawab Bayu sekenanya. Tapi itu memang jawaban paling masuk akal. Apa yang akan dilakukan orang lain saat berada di kolam ikan, selain memberi makan ikan. "Ya sudah, Rani mau ikut. Kapan berangkatnya?" "Tunggu kopi Mas-nya habis dulu ya. Sayang kalau ndak di minum." Rani mengangguk-angguk tanda paham. Setelah tawa singkat yang tadi sempat terjadi, suasa di antara kedua Ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN