"Mas Bayu, jangan kenceng-kenceng, Mas. Aduhhhh, jangan sampai Mas Bayu bunuh orang lagi. Arrkhhh, Rani takut Mas. Rani takut, aarkkh dan bla, bla bla." Mulut gadis itu, terus saja komat-kamit sendiri, berharap agar kengerian yang tidak dapat dilihatnya, segera selesai. Padahal Bayu tidak bisa mendengarnya. Dengan mata tertutup, Rani hanya bisa mendengar suara perkelahian yang terjadi. Bayu sedang fokus melawan lima orang antek-antek dari Retno. Tidak sulit bagi Bayu untuk melawan ke lima orang itu bahkan jika jumlah mereka ditambah menjadi sepuluh, asalkan tujuan mereka hanya pada Bayu. Tapi masalahnya di sini, Bayu bukan hanya harus melindungi dirinya sendiri. Kekuatan Bayu tidak berpengaruh jika tujuan mereka malah berbelok pada Rani. Bayu meminta Rani untuk menutup matanya dan tet

