Menganggap semua akan kembali baik-baik saja sangat sulit, setelah Xander menuangkan amarah berupa pukulan keras ke dinding. Dia bersandar sambil meremasi kepala, tidak mudah menunggu beberapa hari agar istrinya kembali baik-baik saja. Sedang Gisha, dia tetap berdiri dan enggan menghampiri Xander. Walau sudah mencoba untuk tenang, dia tahu keadaan sangat tidak mungkin, pria di depannya sedang merasa kacau. "Mas, jangan nyakitin diri gitu lagi!" "Kalau perlu aku bisa remukkan badan ini! Biar kamu puas! Buat apa aku berusaha memperbaiki semua ini? Kalau nyatanya usahaku selama ini enggak ada artinya cuma karena aku masih mencintai Adhisti," Xander mencoba untuk menjaga lisan nya. "Ya, memang itu enggak bener. Tapi apa itu salah? Masa lalu sayang, itu cuma masa lalu dan Mas enggak ada hubun

