BAB 58

2192 Kata

Malam telah terlewati, pagi kembali datang. Sherry dan Eric tidur pulas sampai cahaya mentari yang menerobos dari jendela berserambi putih membangunkan mereka. Keduanya masih enggan untuk bangun, Eric pun menahan tubuh Sherry agar tak meninggalkannga. “Eric?” Eric sempat membuka mata sedikit untuk melihat jam meja yang masih menunjukkan pukul enam pagi. “Ini masih malam, Sayang, tak perlu bangun.” “Anak kita pasti sudah bangun.” “Kau bercanda? Dia anakku, pasti bangunnya tak sepagi ini.” Sherry tergelak pelan. “Kau ini—” Dia membaringkan kepala di atas lengan atas Eric, lalu meraba kulit d**a keras sang suami yang masih berada di bawah gulungan selimut. “Ngomong-ngomong, Sammy seharusnya sudah masuk sekolah, bukan? Apa Rica tak mengatakan sesuatu tentang sekolahnya?” “Iya, dia bersek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN