Malam ini, Juna sudah siap untuk pergi ke tempat dimana Akbar akan melamar Kiandra. Laki-laki itu kini sedang bercermin sambil menata rambut hitamnya. Jihan yang baru masuk ke dalam kamar, mengerutkan kening saat melihat Juna sudah siap dengan penampilan rapinya. Kemudian, langkahnya terayun mendekati Juna. "Mas Juna mau kemana malam-malam begini?" tanya nya penasaran. Juna menatap Jihan melalui pantulan cermin. "Siap-siap sana." "Siap-siap mau kemana, Mas?" Juna memutar tubuhnya menghadap Jihan. "Bisa gak, lo langsung turutin perintah dari gue tanpa harus nanya lagi?" "Ya, Jihan kan pengen tahu, Mas Juna mau ajak Jihan pergi kemana. Emangnya gak boleh, kalo Jihan mau tahu dulu sebelum melakukan perintah dari Mas?" Juna berdecak kesal. "Keluar. Gue mau ajak lo buat jadi saksi lamara

