Rista menuju ke gudang benang, ia menarik troli kecil untuk tempat barang yang akan ia ambil. Satu jam lagi jam kerja akan habis, tapi Rista justru menuju tempat penyimpanan ribuan benang untuk proses produksi besok. Seperti yang selalu Rista lakukan, ia menyiapkan seluruh alat keperluan produksi untuk esok pada hari sebelumnya agar tidak kelabakan. Ditangannya juga sudah terdapat catatan jenis dan warna benang yang akan ia ambil. Rista berdendang kecil, seperti kebiasaannya setiap ia mengerjakan pekerjaannya. Ia selalu bersemangat selelah apapun badannya. Terkadang posisinya sebagai admin produksi cukuplah melelahkan, tapi ia berusaha tak ingin mengeluh. Rista jadi teringat saat pertama masuk ke pabrik ini, ia hanya operator jahit seperti yang lainnya. Setelah tiga tahun, barulah ia dib

