Dering ponsel mengusik tidur Ari, perlahan ia meraih ponsel yang tergeletak di atas nakas. Takut membangunkan sang istri yang tidur berbantalkan lengannya, masih berada di dalam selimut yang sama setelah percintaan panas mereka selepas subuh tadi. Untung saja hari ini libur, hingga mereka bisa beristirahat cukup banyak setelah kemarin Ari harus disibukkan dengan lembur. "Iya, Buk," ucap suara parau Ari menjawab panggilan dari seberang sana. Itu saja yang ia katakan, lalu kembali meletakkan ponselnya. Selimut yang menutupi tubuh Rista sedikit tertarik ke bawah karena gerakan Ari. Lelaki itu tersenyum simpul, melihat jejak merah dipundak sang istri akibat ulahnya. Ari menaikkan kepalanya, mengelus pipi Rista dengan lembut, tak tega rasanya ia membangunkan sang istri ketika tertidur pulas

