BAB 16 'mati gue.' kata Ara pelan, matanya melebar melihat kedatangan Alfaro yang mendadak. Nafasnya seperti tertahan di tenggorokan mendengar suara Alfaro masuk di gendang telinga. Ia mengira saat bertemu dengan klien akan membutuhkan waktu yang lama. Ara berjalan mundur menjauhi Alfaro dengan sedikit gugup. Alfaro menatapnya tajam seperti singa yang ingin memakan mangsanya. Ara berusaha mengatur nafas dengan tenang namun rasanya sangat sulit. Alfaro memilih pergi meninggalkan Ara yang masih diam, dirinya memberikan sebuah kode pada Rendi agar perempuan di sampingnya mengikutinya. Ara menarik nafas pasrah melihat sebuah kode Rendi mengayunkan tangannya, Ara yang malas menemuinya menarik nafas dengan kasar namun bukan karena takut di pecat melainkan malas berdebat dengan bos gilanya.

